3 Atlet Sepak Bola Paling Tua di Olimpiade 2020

Selasa, 03 Agustus 2021, 18:02 WIB
135

Setiap kontingen tim sepak bola yang bertanding di Olimpiade memiliki kebebasan untuk membawa 3 pemain usia di atas 23 tahun. Lalu siapa saja pemain berusia tua di Olimpiade 2020?

Negara-negara yang tampil di Olimpiade diwakili oleh tim U-23 alias tim usia di bawah 23 tahun. Biasanya setiap tim nasional sudah membentuk tim tersebut untuk tampil di kompetisi federasi masing-masing.

Power of Thor Megaways

Namun, untuk ajang empat tahunan seperti Olimpiade, setiap kontingen diperbolehkan membawa atau mendaftarkan 3 pemain di atas usia 23 tahun.

Bahkan pada Olimpiade Tokyo tahun ini, ada negara yang membawa pemain uzur dan mendekati usia pensiun.

Berdasarkan data dari International Olympic Committee (IOC), tim Edisi Bonanza88 telah merangkum 3 atlet sepak bola paling tua di Olimpiade 2020.

André-Pierre Gignac (35 tahun)

Chronicles of Olympus X Up

Striker kontingen Prancis, André-Pierre Gignac, sudah berusia 35 tahun ketika pelatih timnas U-21 Sylvain Ripoll memanggilnya untuk Olimpiade 2020.

Selain jam terbang yang panjang, alasan Ripoll memanggil Gignac masih menjadi andalan utama di klubnya UANL.

Terakhir, Gignac menjadi top skor Piala Dunia Antarklub 2020 pada Februari 2021 kemarin. Dia mencatat 3 gol, mengalahkan striker Bayern Munchen, Robert Lewandowski, yang hanya membuat 2 gol.

Guillermo Ochoa (36 tahun)

Sebagai posisi penjaga gawang, tampaknya tidak membatasi Guillermo Ochoa dalam berkontribusi untuk negaranya, Meksiko.

Meski sudah berusia 36 tahun, Ochoa masih menjadi palang pintu utama di bawah mistar gawang klub Meksiko, America. Pada musim 2020/21, dia mencatat 32 pertandingan di Liga MX.

Bersama timnas Meksiko pun Ochoa belum pensiun. Hingga saat ini, kiper yang pernah merumput di La Liga Spanyol itu sudah mencatat 114 caps bersama timnas Meksiko.

Dani Alves (38 tahun)

Meskipun sudah berusia 38 tahun, tampaknya tidak banyak yang mengkritik kehadiran Dani Alves di tim sepak bola Brazil di Olimpiade 2020.

Karena tak dipanggil untuk timnas Brazil di Copa America kemarin, pelatih timnas U-23 dan U-20 André Jardine membawa Dani Alves ke Tokyo.

Segudang pengalaman Alves di level klub maupun timnas jelas menjadi kunci mengapa dirinya dipanggil untuk Olimpiade. Selain itu, Alves juga masih menjadi pemain inti di klubnya Sao Paulo.

BERITA TERKAIT