3 Cerita Mencengangkan dari Sosok Albert Einstein yang Jarang Terungkap

Senin, 03 Januari 2022, 14:08 WIB
50

Edisi Bonanza88, Jakarta – Sosok jenius Albert Einstein dikenal dengan kecerdasannya ternyata menyimpan kisah-kisah menarik yang mungkin jarang terungkap.

Sang ahli matematika dan fisika ini menyimpan sejumlah fakta antara lain mengenyam pendidikan selama 21 tahun dengan 9 tahun di antaranya dihabiskan oleh Einstein di perguruan tinggi untuk mempelajari Fisika.

Jebolan Politeknik Zurich ini juga dikenal sebagai sosok pembangkang dan gemar membolos saat mengenyam pendidikan sehingga pihak kampus memberikan predikat kurang baik setelah kelulusannya pada 1900.

Edisi Bonanza88 merangkum sejumlah fakta lain dari sosok jenius ini yang dirangkum dari sejumlah sumber.

Otaknya Dicuri

Saat Sang Profesor Julurkan Lidah: Kisah di Balik Foto Paling Ikonik  Einstein | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW |  14.03.2021

Soal kecerdasan Einstein yang tersiar ke seluruh penjuru dunia, membuat otak dari sang genius ini dicuri setelah kematiannya. Einstein dikabarkan wafat pada April 1955 silam karena menderita aneurisma aorta perut.

Sebelum wafat, Einstein pernah mewasiatkan agar tubuhnya dapat dikremasi setelah meninggal. Pada kenyataannya, ada insiden tidak lazim usai kematian sang ilmuwan tersebut.

Ahli patologi Princeton Thomas Harvey disebut sebagai pelaku yang mengangkat otak Einstein selama proses autopsi. Diketahui, alasan ia mengambil otaknya dengan tujuan untuk menyimpan otak tersebut dan berharap dapat membuka rahasia kegeniusan Einstein.

Diminta jadi Presiden Israel

Tulisan Tangan Rumus E=MC2 Albert Einstein Dilelang, Laku Rp 17 Miliar!

Meskipun tidak pernah menjadi sosok yang religius ataupun tokoh Zionis yang setia semasa hidupnya, pemerintah Israel pernah menawarkan dirinya untuk menjadi presiden kedua di negara tersebut.

Tepatnya, usai Presiden Chaim Weizmann wafat pada tahun 1952. Permintaan pengangkatan tersebut diperkirakan oleh History akibat adanya hubungan antara Einstein dengan warisan Yahudi sekaligus sebagai sosok yang pernah vokal dalam menentang anti-Semitisme.

Namun demikian, penawaran tersebut ditolak secara halus oleh Einstein. Ia mengaku tidak cukup piawai dalam menjalankan tugas-tugas kepresidenan, sebagaimana yang ditulis oleh Einstein dalam surat kepada duta besar Israel.

“Sepanjang hidup saya, saya telah berurusan dengan hal-hal yang objektif,” tulis Einstein.

“Karenanya saya tidak memiliki bakat alami dan pengalaman untuk berurusan dengan orang yang benar dan untuk menjalankan fungsi resmi.” lanjut dia lagi.

Tidak pernah pakai kaus kaki

Einstein Hingga Hawking: Tuhan Tidak Sedang Bermain Dadu? | Republika Online

Fakta soal Albert Einstein lain yang mungkin belum banyak diketahui orang adalah keengganannya dalam memakai kaus kaki. Hal ini diketahui dari sepucuk surat dari Einstein kepada sepupu dan istrinya, Elsa.

Ia bercerita kepada mereka alasan dibalik dirinya yang mulai ‘berhenti’ untuk mengenakan kaus kaki dalam kehidupan sehari-hari. Berikut bunyi suratnya yang dilansir dari BBC,

“Ketika saya masih muda, saya menemukan bahwa jempol kaki selalu membuat lubang di kaus kaki. Jadi saya berhenti memakai kaus kaki,” tulis Einstein.

Ia bahkan pernah membual pada teman-temannya bahwa saat menjadi mahasiswa di Oxford, ia berhasil lolos tanpa mengenakan kaus kaki.

Selain itu, Einstein juga mempunyai kebiasaan unik memakai sepatu hak tinggi milik Elsa bila ia tidak dapat menemukan sandalnya.

BERITA TERKAIT