3 Fakta Dahlia Sky, Artis Film Dewasa yang Tewas Bunuh Diri

Senin, 19 Juli 2021, 20:06 WIB
66

Seorang bintang film dewasa ditemukan tewas dengan luka tembak di sebuah mobil, diduga ia menghabisi nyawanya sendiri karena depresi akibat sakit yang dideritanya.

Ia meninggal dunia karena luka tembak yang diduga sebagai tindakan bunuh diri. Tragisnya, ia baru berusia 31, dan akan berulang tahun ke-32 pada 10 Agustus mendatang.

Gates Of Olympus

Kepolisian Los Angeles menunggu kepastian autopsi. Detektif LAPD menyebut tidak ada bukti tindak kriminal dari kejadian ini.

Puluhan tahun jadi artis film dewasa

Dahlia Sky telah bekerja menjadi artis film dewasa selama 10 tahun.Dahlia Sky memulai karier pada tahun 2010, di mana ia awalnya tampil dengan nama Bailey Blue. Namun, dia terpaksa mengubahnya empat tahun kemudian setelah mendapat protes dari sebuah perusahaan pakaian.

Kematian Dahlia Sky tersebut mengundang kesedihan bagi orang-orang tedekatnya. Tak terkecuali Hans, seorang produser film dewasa yang pernah bekerja dengannya.

Rise of Olympus

“Ini akan memakan waktu lama untuk diselesaikan, jika mungkin. Dahlia Sky, kamu jiwa yang indah, kamu teman yang lucu, rumit, dan berhati hangat! Aku akan sangat merindukanmu.” tulis Hans di media sosialnya.

Mendapat gelar Female Performer of the Year

Selama kariernya, Dahlia dinobatkan sebagai Female Performer of the Year. Dia juga menerima sembilan nominasi dalam sepanjang sejarahnya membintangi 600 judul film dewasa.

Stormy Daniels, bintang porno yang menuduh dia berselingkuh dengan Donald Trump, menyebut Sky salah satu favoritnya dalam sebuah tweet.

“Dahlia Sky adalah salah satu favorit saya. Dia juga seorang teman. Saya sedih mendengar kematiannya. Dia adalah kematian ketiga yang saya ketahui dalam 24 jam terakhir. Hidup ini sangat rapuh.” tulis Daniels.

Berjuang Melawan Kanker

Diwartakan International Business Times, wanita dengan pengalaman 10 tahun di film panas ini pada Maret lalu mengumumkan dirinya didiagnosis dengan penyakit kanker payudara stadium empat yang telah metastasis.

Selain itu, disebutkan pula bahwa ia tengah bergulat dengan depresi. ‚ÄúSelama tahun lalu, saya berbicara dengannya beberapa kali tentang kehidupan. Itu bukan perjalanan yang mudah baginya.” kata Hans seperti dikutip Edisi Bonanza88.