3 Fakta Sejarah Organisasi Menwa di Universitas

Selasa, 26 Oktober 2021, 23:10 WIB
41

Baru-baru ini ramai pemberitaan soal organisasi kampus Resimen Mahasiswa atau Menwa di Indonesia. Penyebabnya karena terdapat salah satu mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang meninggal saat mengikuti pendidikan dasar (Diksar).

Mahasiswa bernama Gilang Endi Saputra (21) meninggal dunia saat mengikuti Diklatsar Menwa UNS pada Minggu (24/10) malam di kawasan Jurug, Solo, Jawa Tengah.

Extra Chilli

Sejarah Menwa di Kampus

Menwa pertama kali dibentuk oleh Jenderal Besar A.H. Nasution pada tanggal 13 Juni-14 September 1959. Pada saat itu diadakan wajib latih bagi para mahasiswa di Jawa Barat.

Menwa menjadi salah satu kekuatan sipil yang dilatih dan dipersiapkan untuk mempertahankan NKRI sebagai perwujudan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Bisa dikatakan, keberadaan Menwa di kampus berperan sebagai komponen cadangan pertahanan negara yang diberikan pelatihan ilmu militer seperti penggunaan senjata, taktik pertempuran, survival, terjun payung, bela diri militer, senam militer, penyamaran, navigasi dan sebagainya.

Koi Gate

Pelantikan Menwa

Pada Februari 1962 diadakan Refreshing Course selama sepuluh minggu di Resimen Induk Infantri dan dilanjutkan dengan latihan selama 14 hari yang dikenal dengan sebutan Latihan Pasopati.

Pada 20 Mei 1962 anggota Resimen Mahasiswa Angkatan 1959 dilantik oleh Pangdam VI/SLW menjadi bagian organik dari Kodam VI/SLW.

Dalam rencana kerja empat tahunnya tercantumlah pembentukan kader inti dan ini sudah terlaksana sejak permulaan semester 2 tahun ajaran 1962-1963, termasuk pembentukan kader inti putri.

Pada saat itu, mahasiswa-mahasiswi Jawa Barat khususnya Bandung mengikuti Latihan di tempat penggodokan prajurit-prajurit TNI.

Kemudian, pada tanggal 12 Juni 1964 keluarlah Surat Keputusan Menteri Koordinator Komponen Pertahanan dan Keamanan DR. A.H. Nasution Jenderal TNI yang mengesahkan Duaja Resimen Mahawarman.

Semboyan Menwa

Menwa Indonesia memiliki semboyan yang berasal dari Bahasa sansekerta yakni “Widya Castrena Dharmasiddha” yang memiliki arti “Penyempurnaan Pengabdian Dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan”.

Maksud dari Ilmu Pengetahuan di sana adalah segala macam cabang keilmuan yang didapat saat menjadi mahasiswa. Hal ini dipergunakan untuk menempuh jenjang karier, dengan tidak melupakan tujuan utama melakukan pengabdian pada masyarakat.

BERITA TERKAIT