3 Fakta Unik Tentang Ekor Kucing yang Jarang Diketahui Orang

Kamis, 29 Juli 2021, 21:14 WIB
64

Banyak sekali orang yang mencintai hewan kucing. Mungkin kamu termasuk pula dalam kategori pecinta kucing tersebut.

Namun apa kamu tahu kalau bagian tubuh ekor kucing membantu mereka dalam berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya? Jika tidak, silahkan kalian baca ulasan Edisi Bonanza88 berikut.

Gates Of Olympus

Kami bakal menjabarkan fakta-fakta unik tentang ekor kucing yang jarang diketahui banyak orang. Apa saja? Simak ulasannya!

1. Ekor kucing adalah alat penyeimbang

Ekor kucing berfungsi sebagai penyeimbang saat kucing berjalan di sepanjang permukaan sempit seperti puncak pagar atau sandaran kursi.

Ekor juga membantu kucing yang berlari untuk tetap berdiri saat ia berbelok tajam untuk mengejar mangsa atau mainan favoritnya.

Rise of Olympus

 

2. Alat bantu komunikasi

Kucing berkomunikasi sebagian besar melalui bahasa tubuh, dan ekor kucing adalah salah satu bagian terpenting dari peralatan komunikasi kucing.

Dengan memahami “tail talk”, kalian dapat memahami perasaan kucing kalian hanya dengan melihat gerakan ekornya.

Kucing yang bahagia, misalnya, berjalan dengan ekornya terangkat tinggi, dan kucing yang sangat bahagia akan menambahkan getaran di ujung ekornya untuk menunjukkan kegembiraannya.

Sedangkan kucing yang agak kesal akan menggerakkan ujung ekornya, tetapi jika dia mencambuk ekornya ke depan dan ke belakang, sebaiknya kamu menjauh, karena cakarnya akan segera keluar.

3. Cedera ekor kucing bisa bikin kerusakan permanen

Meskipun sumsum tulang belakang nggak memanjang sampai ke ekor kucing, cedera masih dapat menyebabkan kerusakan saraf yang serius.

Ketika sumsum tulang belakang berakhir, saraf yang membantu mengontrol dan memberikan sensasi pada ekor, kaki belakang, kandung kemih, usus besar, dan anus harus memanjang ke luar tanpa perlindungan tulang tulang belakang.

Menarik ekor kucing dapat meregangkan atau bahkan merobek saraf ini dan menyebabkan ketidakmampuan sementara (atau permanen) untuk berjalan, ketidakmampuan untuk menahan ekor tetap tegak, inkontinensia, atau nyeri kronis.