4 Fakta Tentang Mu, Varian Baru COVID-19 yang Kabarnya Bisa Lolos Vaksin

Senin, 04 Oktober 2021, 21:24 WIB
22

Belakangan ini ramai diberitakan tentang varian baru Covid-19. Varian ini diberi nama Varian Mu B.1621 Varian ini ditemukan pertama kali di Kolumbia, dikhawatirkan lebih kebal vaksin.

Varian ini pertama kali ditemukan di Kolombia pada awal 2021. Namun, para ahli mengatakan bahwa varian tersebut belum berada pada tingkat mengkhawatirkan seperti varian Delta (B1617.2) dan seharusnya tidak menjadi kekhawatiran.

Gates Of Olympus

Namun WHO tetap mewaspadai dengan mengidentifikasi varian ini. Edisi Bonanza88 merangkum sejumlah fakta tentang varian baru baru Covid-19 ini.

Kebal Vaksin?

Muncul Covid-19 Varian Mu, Begini Cara Mengatasinya agar tidak Tertular

WHO mengatakan bahwa data awal menunjukkan varian Mu tampaknya lebih kebal terhadap antibodi.

Namun, dr Griffin ahli penyakit menular dari Mater Health Services dan University of Queensland mengatakan tes laboratorium tidak memberikan gambaran lengkap tentang bagaimana kekebalan manusia bekerja di dunia nyata.

Rise of Olympus

“Studi penetralisir itu sangat berguna karena cukup mudah dilakukan dan cukup cepat, tetapi itu adalah bagian dari cerita, bukan keseluruhan cerita,” kata dr Griffin.

“Kita perlu melihatnya secara klinis dan juga di dunia nyata, kita melihat perubahan sifat yang berarti vaksin benar-benar kehilangan kemanjurannya,” ujar dr Griffin.

WHO juga menegaskan bahwa penyelidikan lebih lanjut diperlukan dan dr Griffin mengatakan varian Mu seharusnya tidak menjadi kekhawatiran.

Sudah Sampai Malaysia

Covid-19 Varian Mu Terdeteksi di 48 Negara, Bagaimana di Indonesia? Halaman all - Kompas.com

Virus Covid-19 varian Mu saat ini sudah menyebar di hampir ke 40 negara dunia. Bahkan, varian Mu ini sudah masuk negara tetangga, Malaysia.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Erlina Burhan, menyebutkan varian ini berasal dari Kolombia dan sedang menyebar ke berbagai negara.

Erlina meminta pemerintah harus mewaspadai agar varian Mu tidak masuk ke Indonesia. Dia juga meminta agar melonjaknya kasus akibat varian Delta jadi pelajaran berharga.

Apakah Lebih Menular?

Pakar: Varian Mu Lebih Awal Muncul tetapi Belum Mengancam | Republika Online

Saat ini sangat sedikit penelitian yang meneliti varian Mu. Karena penelitian tentang varian khusus ini masih dalam tahap awal, masih terlalu dini untuk mengetahui apakah jenisnya lebih menular atau lebih parah daripada varian lainnya.

Satu studi pracetak mengatakan, bahwa meskipun varian Mu belum diklasifikasikan sebagai ‘varian of concern’ oleh WHO (yang berarti sedang dipantau lebih dekat daripada varian of interest).

Mutasi yang ditemukan pada varian B.1.621 dapat memiliki “dampak sinergis pada atribut seperti pengurangan perlindungan yang diinduksi vaksin dari penyakit parah, peningkatan penularan dan keparahan penyakit”.

Vaksin Pfizer Efektif

Apa Perbedaan Vaksin Pfizer dan Moderna yang Digunakan di Indonesia? Ini Penjelasannya Halaman all - Kompas.com

Studi berbasis laboratorium oleh para ahli di Roma menguji efektivitas vaksin BioNTech-Pfizer terhadap varian Mu, dan menemukan bahwa “meskipun beberapa mutasi pada Spike, SARS-CoV-2 B.1.621 dinetralisir oleh vaksin Pfizer- menimbulkan antibodi”.

Mereka mencatat bahwa netralisasi, meskipun efektif, lebih rendah daripada varian virus corona lainnya.

Mereka mengatakan ini menyoroti “pentingnya mengkarantina orang dengan benar setelah bepergian ke luar negeri untuk menghindari penyebaran garis keturunan SARS-CoV-2 yang baru muncul ke berbagai negara”.

Namun, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet Infectious Diseases pada 13 Agustus 2021 menunjukkan bahwa varian Mu memiliki “dua kasus potensi lolos dari vaksin”.

Mereka menulis bahwa beberapa mutasi lonjakan dalam Mu “telah dilaporkan menunjukkan penurunan netralisasi oleh antibodi”. Varian Mu juga ditemukan memiliki mutasi lonjakan yang sama yang telah dikaitkan dengan respons vaksin yang melemah pada varian Beta.