5 Fakta Tragis Di Balik Meninggalnya Kiper Muda Liga 3 Tornado FC Akibat Benturan

Kamis, 23 Desember 2021, 07:51 WIB
91

Edisi Bonanza88, Jakarta – Penjaga gawang Tornado FC, Taufik Ramsyah, meninggal dunia setelah menjalani operasi akibat benturan. Pertolongan pertama dan datangnya ambulans di laga Liga 3 itu terlambat.

Mendengar kabar duka tersebut, tak sedikit klub di Tanah Air yang ikut menyampaikann duka cita mendalam atas kepergian Taufik.

Ada pun penyebab kematiannya diduga setelah mengalami benturan keras saat melawan Wahana FC di babak enam besar Liga 3 Asprov PSSI Riau.

Edisi Bonanza88 merangkum sejumlah fakta meninggalnya Taufik Ramsyah:

  1. Ambulans Datang Terlambat

“Taufik meninggal tadi malam di RS Awal Bros Panam. Meninggal setelah dirawat,” terang pemilik klub Tornado FC, Muflihun, Rabu (22/12/2021).

Pria yang akrab disapa Uun ini menyebut Taufik sempat mengalami pendarahan di hidung dan mulut saat terjadi benturan. Namun Taufik lambat dapat pertolongan tim medis.

“Ada keluar darah dari hidung sama mulut akibat benturan. Ke depan ini diperhatikan lah panitia. Dia 15 menit setelah kejadian baru dapat pertolongan medis dari panitia pelaksana,” katanya.

  1. Panitia Liga 3 Dinilai Tak Siap

Kekecewaan diutarakan Uun karena pihak panitia Liga 3 dinilai tidak siap. Terutama tim medis di lapangan yang dinilai lambat dalam penanganan.

“Taufik ini kiper masa depan kita dari Riau. Jadi kami kecewa dengan panpel, ya kalau tidak sanggup jangan jadi panitia. Ini perlu jadi perhatian panitia, kasihan anak-anak di lapangan,” katanya.

Kemarin itu sudah terjatuh, lambat datang ambulan, nggak ada oksigen juga di lokasi. Kami sangat kecewa, tolong benahi ini,” kata Uun lagi.

Taufik mengalami cedera parah di kepala setelah mengalami benturan dengan pemain lain saat memperkuat timnya. Tim Tornado FC bertanding melawan Wahana FC dalam laga lanjutan babak 6 besar Liga 3 zona Riau.

  1. Berlangsung di Stadion Universitas Riau

Pertandingan itu berlangsung di Stadion Universitas Riau. Taufik pingsan setelah berbenturan kepala dengan pemain lawan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Setelah dioperasi, Taufik tetap tak sadar hingga akhirnya dinyatakan meninggal, Selasa, 21 Desember 2021. Pertandingan antara Tornado FC dan Wahana FC berakhir 4-1.

Kemenangan itu mengantar Tornado FC lolos ke final Liga 3 zona Riau, meski akhirnya kalah dari PS Siak di laga puncak.

Kiper Klub Liga 3 Tornado FC, Taufik Ramsyah

  1. Kepala Retak

Taufik sempat tampil mengesankan sebelum akhirnya momen mengerikan itu terjadi di pertengahan duel antara Tornado FC dengan Wahana FC.

Bermula saat Wahana FC melakukan serangan balik pada menit ke-40. Saat itu, tubuh bagian atas Taufik Ramsyah mengalami kontak langsung dengan kaki dari salah satu penyerang Wahana FC.

Adanya benturan tersebut membuatnya langsung tak sadarkan diri di atas lapangan.  Hal itu membuat Taufik Ramsyah langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans untuk mendapatkan pertolongan medis.

Setelah diperiksa, benturan tersebut telah menyebabkan keretakan yang cukup serius pada tengkorak Taufik.

  1. Sempat Koma

Sempat dinyatakan koma selama beberapa hari, Taufik akhirnya mengembuskan nafas terakhir pada Selasa malam, 21 Desember 2021.

Taufik Ramsyah meninggal dunia pada usia 20 tahun usai menjalani operasi kepala di sebuah rumah sakit di Pekanbaru.

Meninggalnya Taufik mengingatkan kembali kita pada kejadian Choirul Huda pada 2017 yang lalu. Penjaga gawang Persela itu mengalami nasib serupa seperti Taufik.