5 Film Hollywood Ini Terpaksa Harus Ganti Judul, Meski Sudah Tayang Di Bioskop

Kamis, 09 Desember 2021, 23:55 WIB
87

Biasanya, jika ingin menonton sebuah film, salah satu daya tarik utamanya adalah judulnya. Selain aktor ataupun aktrisnya, judul film juga menjadi salah satu daya tarik dan memiliki daya jual.

Terkadang, hanya dari judulnya, seseorang bisa menebak kira-kira film itu akan bercerita tentang apa? Tapi bagaimana kalau film yang sudah tayang di bioskop, terpaksa harus mengubah namanya?

Berikut Edisi Bonanza88 mengulas film Hollywood yang sudah tayang di bioskop, namun terpaksa mengganti judul filmnya.

1. Star Wars Episode IV: A New Hope (1977)

Film bertema science-fiction ini, awalnya tidak diprediksi akan menjadi sesuatu yang besar seperti saat ini. Pada saat dirilis, potensi kesuksesan dari film yang ini baru terlihat. Pada sekuelnya, penonton terkejut karena ternyata filmnya memulai ceritanya dari tengah, bukan beruntut dari episode yang pertama.

Sejak saat itu, ketika film Star Wars yang pertama dirilis ulang pada tahun 1980, judulnya diubah menjadi Star Wars Episode IV: A New Hope. Hal ini bertujuan untuk menarik penonton yang lebih banyak.

2. Arabian Knight (1995)

Merupakan film animasi yang sebetulnya dibuat dengan untuk menyaingi kesuksesan dari film animasi Disney dengan setting yang sama, Aladdin.

Karena ambisi persaingan, film ini akhirnya mengalami kesulitan secara finansial dan harus ditunda perilisannya. Dan baru dirilis pada tahun 1993 dengan judul The Princess and the Cobbler.

Karena minimnya eksposur yang didapat dari film ini, Miramax membeli film animasi ini dan merilis dengan judul Arabian Knight pada tahun 1995. Sayangnya, meski diberi judul yang berbeda, film ini masih gagal untuk meraih kesuksesan di bioskop.

3. Pirate Radio (2009)

Bergenre komedi, film ini bercerita tentang sebuah stasiun radio yang berusaha untuk menyiarkan lagu-lagu terlarang di Inggris dengan cara menyiarkan acara mereka di perairan internasional. Awal perilisannya di Inggris, film ini berjudul The Boat That Rocked dan gagal mendapat sambutan baik dari para penggemar film.

Meskipun telah mengubah judul film ini, menjadi Pirate Radio. Upaya ini masih tidak mampu menyelamatkan film ini dari kegagalan. Film ini hanya mendapatkan 8 juta USD di Amerika Serikat, padahal biaya produksi pembuatannya mencapai 50 juta USD.

4. Ghostbusters (2016)

Film mengenai sekelompok pembasmi hantu yang terdiri dari sekumpulan wanita, awalnya direncanakan untuk diberi judul Ghostbuster: Answer the Call, namun berakhir dengan judul yang sama dengan film pendahulunya.

Temanya yang berbeda dalam film ini kurang disambut baik oleh para penggemar film. Dan hanya mengumpulkan keuntungan 229 juta USD meskipun proses pembuatannya memakan biaya hingga 144 juta USD.

5. Harley Quinn: Birds of Prey (2020)

Film dari DC yang satu ini sebenarnya memiliki potensi yang cukup tinggi untuk sukses, apalagi ketika sudah dipasarkan di bioskop. Para kritikus pun banyak yang memberi penilaian positif terhadap aksi Harley Quinn dan kawan-kawan.

Sayangnya, judul yang terlalu panjang dan bertele-tele, membuat banyak orang tidak familiar dengan film aksi ini meski film ini memiliki cerita yang sebenarnya cukup baik dan menarik.