5 Kasus Pembunuhan Keji yang Pelakunya Masih Berusia Anak-anak

Jumat, 29 Oktober 2021, 21:01 WIB
39

Pembunuhan merupakan tindakan yang sungguh tercela. Apalagi jika aksi pembunuhan dilakukan lewat cara keji, sudah pasti tidak ada alasan apapun yang dapat membenarkannya dan sang patut dapat hukuman berat.

Namun bagaimana jika pelaku dari kasus pembunuhan keji statusnya masih anak-anak? Seperti yang bakal Edisi Bonanza88 jabarkan berikut ini.

Power of Thor Megaways

Ada beberapa anak yang jadi tersangka kasus pembunuhan sadis. Meski berusia belia, mereka tak segan menghabisi nyawa korbannya dengan cara yang sungguh tak manusiawi.

1. William York

William York, anak laki-laki ini bertanggung jawab penuh atas meninggalnya Susan Mahew. William terbukti membunuh Susan di tahun 1748. Di saat kejadian tersebut terjadi, William York berusia 10 tahun dan Susan berusia 5 tahun. Jelas saja kasus ini menjadi topik perbincangan di surat kabar di masa itu.

William bertemu Susan di sebuah rumah di Eyke. William mengaku bahwa mereka berdua terlibat adu argumen yang sengit. William yang emosi lalu memukul Susan sampai ia menangis. Susan yang berniat kabur, ditarik oleh William yang sudah mengambil pisau. William lalu memotong pergelengan tangan Susan lalu lanjut ke siku, lengan, dan tulang. Ia juga memotong pahanya hingga ke tulang.

Chronicles of Olympus X Up

Ketika sadar, William melihat seluruh tubuhnya sudah dibasahi oleh darah Susan. Ia lalu memutuskan untuk mengubur mayat Susan namun tertangkap. Ia ditangkap, diadili, dan dijatuhi hukuman mati tapi diampuni karena hukum yang berlaku pada masa itu tidak memungkinkan untuk diberikan karena usia William yang tidak masuk kategori bisa dijatuhi hukuman mati. Atas kasus tersebut, dilakukan perubahan mengenai batas usia pelaku kriminal yang bisa dijatuhi hukuman mati.

2. Graham Young

Dari kejadian yang dilakukan oleh Graham Young bisa kita jadikan pelajaran agar selalu mengawasi anak apabila memiliki ketertarikan dengan hal-hal berbahaya dan beracun. Graham Young ini sejak kecil sudah tertarik dengan bahan-bahan yang beracun. Beberapa uji coba terkait bahan beracun ini dilakukan oleh Graham Young kepada keluarganya sendiri.

Tidak jarang orang tua dan saudaranya jadi sakit, diare, dan berhalusinasi akibat mengkonsumsi cairan beracun hasil uji coba Graham. Sampai akhirnya Graham membunuh ibu tirinya dan mengirim ia ke psikiater. Dia diagnosa menderita gangguan kepribadian. Di penjara, Graham juga meracuni teman satu kamarnya dengan racun yang dimasuki ke teh. Sempat dibebaskan namun ia tertangkap lagi karena meracuni 7 orang dan membunuh 1 menggunakan racun.

3. Eric Smith

Tak ada ada pikiran buruk yang terlintas di pikiran Eric Smith ketika dirinya memutuskan untuk berjalan-jalan di sebuah taman di New York. Derrick Robie itu sedang berjalan-jalan di taman kecil di Steuben County. Hingga akhirnya ia bertemu dengan seorang bocah laki-laki bernama Eric Smith yang sedang bersepeda.

Tak ada rencana apa-apa yang dibuat oleh Eric Smith, seketika saja ide gila dan sadis terlintas di pikirannya. Eric mengajak Derrick ke sebuah hutan, mencekik, menghantam kepala Derrick dengan 2 batu besar, dan menyodominya dengan memasukan sebuah dahan pohon. Perbuatan ini membuatnya harus mendekam di penjara anak-anak selama 9 tahun.

4. Aaron Campbell

Atas tindakannya yang sadis, Aaron Campbell sampai mendapat julukan Evil Campbell. Tindakan kriminal yang dilakukannya adalah pembunuhan terhadap seorang anak perempuan bersuai 6 tahun. Tidak hanya dibunuh, Aaron Campbell bahkan memperkosanya terlebih dahulu baru membunuh anak perempuan tak berdosa tersebut.

Aaron Campbell menculik Alesha MacPhail ketika ia berkunjung ke rumahnya di Isle of Bule, Skotlandia. Campbell memperkosan dan mebunuh Alesha, lalu tubuhnya dibuang di dalam hutan di pulau tersebut. Hasil autopsi membuktikan bahwa Alesha mengalami 117 luka di tubuhnya. Di pengadilan, Aaron Campbell dijatuhi hukuman seumur hidup dengan jangka waktu minimal 27 tahun.

5. Mary Bell

Dari tadi pelaku pembunuhan yang ternyata anak-anak selalu didominasi oleh laki-laki, ada juga yang pelakunya adalah anak perempuan. Pembunuh berikutnya bernama Mary Bell dan usianya saat ia melakukan tindakan kriminal tersebut adalah 11 tahun. Ini menjadi alasan kuat berikutnya untuk tidak meremehkan seseorang. Siapa saja bisa melakukan tindakan kriminal.

Mary Bell terbukti bersalah menghilangkan dua nyawa anak laki-laki yaitu Martin Brown dan Brian Howe. Kejadian kejam ini dilakukan sebelum ulang tahun Mary Bell yang ke-11. Mary Bell mengajak Martin Brown yang berusia 4 tahun ke sebuah rumah sepi di Newcastle dan membunuhnya. Dua bulan kemudian, Mary Bell mencekik Brian Howe yang berusia 3 tahun sampai tewas.

Ternyata aksi kejam Mary Bell ini bukan tanpa sebab. Ibu Mary Bell adalah seorang pekerja seks komersil yang sudah pernah mencoba membunuh Mary Bell beberapa kali. Agar tidak dinyatakan bersalah, Betty yang adalah ibu Mary Bell menyusun rencana agar kematian Mary terlihat seperti kecelakaan. Karena Mary Bell dianggap berbahaya, ia dijatuhi hukuman 12 tahun. Untuk menutupi sejarah kelamnya, Mary Bell sudah berganti nama berkali-kali.

BERITA TERKAIT