5 Serial dan Film Kolosal Indonesia yang Tidak Kalah Keren Dari Film Luar Negeri

Kamis, 21 Oktober 2021, 23:48 WIB
49

Bagi generasi yang besar di era 1990an dan awal 2000an, pasti sudah lumrah dengan sajian serial dan film bertema kolosal Indonesia. Film kolosal pernah merajai industri perfilman dan pertelevisian di Indonesia pada era tersebut.

Berbagai film kolosal yang ditampilkan merupakan kisah yang diangkat dari komik dan legenda masyarakat Indonesia. Pada masanya, efek yang digunakan keren. Ceritanya pun enggak membosankan dan selalu punya kejutan.

Extra Chilli

Walaupun dunia perfilman Indonesia kerap dipandang sebelah mata, tetapi sejarah mencatat bahwa Indonesia pernah punya serial dan film kolosal yang kualitasnya bisa ditandingkan dengan karya-karya dari luar negeri dan pernah sangat populer pada masanya.

Berikut adalah serial dan film bertema kolosal Indonesia yang tak kalah keren dari luar negeri versi Edisi Bonanza88.

1. Si Buta Dari Gua Hantu

Serial ini berasal dari komik karya Ganes TH ini sempat populer di televisi pada tahun 1990an. Mengisahkan tentang Barda Mandrawarta (Hadi Leo) yang harus kehilangan penglihatannya karena membalaskan dendamnya kepada pembunuh sang ayah.

Koi Gate

Ia kemudian mengasingkan diri ke gua angker dan ditemani oleh monyet kesayangannya, kliwon. Meski berpenampilan sedikit menakutkan, namun Si Buta memiliki hati yang mulia. Ia selalu menumpas kejahatan serta membantu orang-orang yang lemah dan tertindas.

2. Wiro Sableng

Wiro Sableng merupakan salah satu sinetron paling populer pada era 90an. Pendekar kapak 212 ini diperankan oleh Ken Ken.

Diangkat dari novel karya Bastian Tito, Wiro Sableng mengisahkan tentang Wira Saksana yang sejak bayi sudah ‘lengket’ dengan dunia persilatan Sinto Gendeng.

Selain kapak, Wiro juga memiliki rajah 212 di dadanya. Kesaktian diperoleh Wiro berkat petualangan silatnya selama bertahun-tahun.
Wiro Sableng sendiri juga sudah difilmkan pada tahun 2018 silam dan diperankan oleh Vino G. Bastian.

3. Angling Dharma

Sinetron kolosal produksi Genta Buana Pitaloka ini berhasil tayang selama 4 tahun di Indosiar dan meraih penghargaan sebagai sinetron laga terpuji di Festival Film Bandung 2004.

Serial ini berkisah tentang Angling Dharma, seorang ksatria yang sakti. Diduga, ia merupakan keturunan Arjuna yang ke-7.

4. Misteri Gunung Merapi

Misteri Gunung Merapi berhasil tayang hingga lima tahun atau tiga musim lamanya di Indosiar.

Karakter Mak Lampir yang diperankan Farida Pasha pun menjadi sangat ikonik hingga sekarang, karena suara tertawanya yang serak dan sedikit menakutkan.

Pertarungan-pertarungan antara kebaikan dan kejahatan disini pun dikemas secara menawan.

5. Tutur Tinular

Serial yang satu ini awalnya dikenal sebagai sandiwara radio karya S. Tidjab. Pada tahun 1997, Genta Buana Pitaloka mengangkatnya menjadi serial.

Sinetron ini berhasil tayang selama dua musim di televisi. Musim pertama menceritakan tentang kehidupan awal Arya Kamandanu sampai peresmian Sanggrama Wijaya sebagai Raha Kerajaan Majapahit.

Sementara bagian kedua berkisah tentang pemberontakan Ranggalawe sampai pemberontakan Ra Kuti.