5 Tim yang Kini Nasibnya Apes Pasca Ditinggal Pemain Bintangnya Pada Bursa Transfer Musim Panas 2021

Selasa, 28 September 2021, 01:54 WIB
1251

Perubahan membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Tim-tim berikut begitu mengalami kesulitan adaptasi pasca ditinggal pemain bintangnya.

Perpindahan pemain memang jadi hal yang lumrah dalam ranah sepak bola. Tapi bagi klub, pindahnya seorang pemain bintang ke klub lain kerap menghadirkan kerugian besar.

Gates Of Olympus

Seperti yang dialami beberapa klub di bawah ini. Mereka kehilangan pemain bintang andalan mereka pada musim 2021/22 dan nasib mereka kini begitu terpuruk.

Lantas, siapa saja klub-klub yang dimaksudkan itu? Ayo silahkan disimak ulasan Edisi Bonanza88!

1. Olympique Lyon

Olympique Lyon mampu menunjukkan prestasi yang cukup baik pada musim 2020-2021, di mana mereka berada di urutan keempat Liga Prancis dengan koleksi 76 poin. Namun mereka kini kehilangan pemain bintangnya, Memphis Depay, yang memilih untuk bergabung dengan Barcelona pada musim 2021-2022.

Rise of Olympus

Pemain asal Belanda itu mampu tampil sangat impesif pada musim 2020-2021. Memphis tercatat dapat mencetak 22 gol dan memberikan 12 assist dalam 40 penampilan.

Lyon mengawali musimnya di Liga Prancis 2021-2022 dengan kurang baik. Dalam enam pertandingan yang sudah dijalani, Lyon hanya mampu meraih dua kali kemenangan, menelan dua kekalahan, dan dua imbang. Lyon pun sudah kebobolan sebanyak sepuluh kali musim ini dengan hanya mampu mencetak sembilan gol.

2. Norwich City

Emiliano Buendia merupakan pemain yang berjasa untuk Norwich City pada musim lalu dengan mencetak 15 gol dan 17 assist dari 39 pertandingan. Sayangnya, pemain asal Argentina itu memilih untuk hengkang ke Aston Villa pada musim panas ini untuk menggantikan posisi Jack Grealish yang pergi ke Manchester City.

Hasilnya, Norwich pun kesulitan untuk berkompetisi di ajang Liga Inggris musim 2021-2022. Dari lima pertandingan yang sudah dijalani, Norrwich tidak pernah sama sekali berhasil meraih poin dan hanya mampu mencetak dua gol dan telah kebobolan sebanyak 14 kali di awal musim ini.

3. RB Leipzig

RB Leipzig cukup pede pada awal musim ini dengan berhasil memasukan beberapa pemain seperti Andre Silva, Josko Gvardiol, Ilaix Moriba, Mohamed Simakan, dan Benjamin Henrichs. Namun nama-nama tersebut belum bisa menggantikan peran Marcel Sabitzer, Dayot Upamecano, dan Ibrahima Konate, yang hengkang.

Mampu bertengger di posisi kedua Liga Jerman pada musim 2020-2021, kini Leipzig tidak bisa berbuat banyak dengan baru memenangkan satu dari lima pertandingan. Leipzig juga hanya mampu mencetak tiga gol dan sudah kebobolan sebanyak enam kali hingga saat ini.

4. Barcelona

Barcelona memiliki masalah keuangan yang sangat besar pada musim ini. Hal tersebut membuat Blaugrana harus merelakan dua penyerangnya untuk membela klub lain, yaitu Lionsl Messi dan Antoine Griezmann.

Messi mampu memberikan dampak yang positif untuk Barcelona selama lebih dari satu dekade. Pemain asal Argentina tersebut mampu mencetak 38 gol dan 14 assist dari 47 pertandingan pada musim 2020-2021, sedangkan Griezmaan mencatatkan 20 gol dan 13 assist dari 51 pertandingan.

Kehilangan dua pain bintangnya, Barcelona sebenarnya tidak memiliki hasil yang terlalu buruk di Liga Spanyol musim ini dengan mengumpulkan delapan poin dari empat pertandingan. Sayangnya hasil yang kurang memuaskan harus diterima di laga pembuka Liga Champions di mana Blaugrana dibantai 0-3 oleh Bayern Munchen di Camp Nou.

5. Juventus

Cristiano Ronaldo memberikan kontribusanya dengan baik di Juventus pada musim 2020-2021. Pemain berusia 36 tahun tersebut mampu mencetak 29 gol dari 33 pertandingan pada musim lalu di Liga Italia. Tak bisa dimungkiri bahwa CR7 adalah sumber gol itama Bianconeri.

Setelah tiga musim bersaing di Liga Italia, Ronaldo memutuskan untuk kembali ke Manchester United pada musim ini. Tentu saja hal tersebut membuat Juventus harus kehilangan salah satu pemain paling tajam yang berada di dalam skuadnya.

Hal itu terbukti di mana saat ini Juventus tidak mampu berbuat banyak di awal musim Liga Italia 2021-2022. Hingga kini, Bianconeri belum mampu meraih satu pun kemenangan, dengan catatan dua kali imbang dan dua kekalahan. Hasil itu membuat mereka terjerembab di zonda degradasi karena baru mengemas dua poin.