Awas Mematikan, Ini 4 Fakta tentang Penyakit Anjing Gila Rabies

Sabtu, 02 Oktober 2021, 00:30 WIB
45

Jangan sepelekan soal penyakit rabies atau anjing gila. Pasalnya penyakit ini masuk kategori yang mematikan disebabkan oleh virus yang langsung menyerang pusat saraf manusia.

Apalagi, selain Jakarta, sebagian besar wilayah di Indonesia banyak anjing yang berpotensi menularkan rabies lewat gigitannya.

Gates Of Olympus

Untuk mengenal lebih jauh tentang penyakit ini, Edisi Bonanza88 merangkum sejumlah fakta tentang penyakit mematikan ini.

1, Waspada Gigitan

Lumpuh dan Koma karena Paparan Rabies - Health Liputan6.com

Lebih dari 95% kasus rabies pada manusia adalah akibat gigitan anjing. Virus rabies terdapat pada air liur anjing, kucing, kera dan hewan penderita rabies. Manusia dapat tertular rabies akibat gigitan anjing atau hewan penular rabies.

Ciri orang yang terkena gigitan lalu berpotensi rabies biasanya batuk, kesulitan bernapas, keringat yang berlebihan.

Rise of Olympus

Takut pada air, udara dan cahaya, lalu kejang-kejang. Jika ini dibiarkan maka akan terjadi kelumpuhan umum lalu terancam meninggal.

2. Awas Anjing Galak

WASPADA PENYAKIT RABIES

Sejumlah tanda-tanda anjing yang memiliki virus rabies adalah sangat galak, gelisah, hiperaktif. Selalu bersembunyi di tempat gelap dan dingin.

Selain itu juga sensitif terhadap suara dan cahaya. Si anjing juga kerap memakan benda-benda asing seperti batu, kayu atau benda aneh lainnya.

3. Kucing, Kambing dan Sapi Juga Berpotensi

3 Ciri-Ciri Rabies pada Kucing, Kenali Gejala dan Penyebabnya - Hot Liputan6.com

Virus rabies umumnya menyebar melalui kontak dengan air liur hewan yang terinfeksi. Biasanya, hewan yang terinfeksi menyebarkan virus dengan cara menggigit atau mencakar hewan lain atau manusia.

Pada kasus yang jarang terjadi, penyebaran rabies bisa terjadi ketika air liur hewan tersebut masuk ke luka terbuka atau selaput lendir, seperti mulut dan mata. Hal itu bisa terjadi bila hewan terinfeksi menjilat luka terbuka pada kulit manusia.

Anjing adalah hewan yang paling dikenal dapat menyebabkan rabies. Namun, ternyata penyakit tersebut juga bisa ditularkan oleh banyak jenis hewan mamalia lainnya, antara lain kucing, sapi, kambing dan kuda. Dilansir dari American Humane, hewan pembawa rabies yang paling umum di Amerika Serikat adalah rakung, kelelawar, sigung, dan rubah.

4. Mirip Flu

Ini Tanda-tanda Anjing Rabies dan Kalau Sudah Menular Pada Manusia

Setelah terinfeksi melalui gigitan, cakaran, atau cara penularan lainnya, virus rabies akan menyebar ke seluruh tubuh hingga ke otak sebelum dapat menimbulkan gejala.

Jeda waktu antara paparan dan munculnya gejala ini disebut masa inkubasi, dan bisa berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Masa inkubasi dapat bervariasi tergantung pada lokasi tempat terinfeksi (seberapa jauh dari otak), jenis virus rabies, dan kekebalan tubuh kamu.

Pada awalnya, gejala rabies yang muncul mungkin sangat mirip dengan gejala flu, seperti tubuh terasa lemah dan tidak nyaman, demam atau sakit kepala. Gejala tersebut bisa berlangsung selama berhari-hari dan dapat berkembang menjadi gejala neurologis akut bila tidak segera mendapatkan pengobatan.