Benarkah Ganasnya Virus Covid-19 Varian Delta Dapat Menular Saat Berpapasan Singkat?

Rabu, 23 Juni 2021, 14:41 WIB
47

Virus Covid-19 ‘impor’ dari India atau yang disebut varian Delta (B.1.617) dikenal ganas dan lebih cepat menular daripada virus sebelumnya. Sejumlah pemberitaan di Australia, penularan varian baru ini bisa terjadi hanya dengan berpapasan.

DKI Jakarta sendiri termasuk daerah yang tinggi tertular virus Delta. Per Rabu (23/6/2021), total ada 94 kasus positif Corona, dan varian Delta paling mendominasi di Ibu kota, dengan jumlah 57 kasus.

Gates Of Olympus

Lalu apakah virus Delta ini bisa menular hanya dengan berpapasan singkat? Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menjawab jika hal ini masih perlu kajian lebih mendalam.

“Kalau ini perlu studi lebih lanjut ya, karena saat ini penularan Covid-19 banyak terjadi akibat mobilitas yang tinggi saat Lebaran,” kata Nadia seperti dilansir Edisi Bonanza88 dari Kompas.com.

Namun demikian Nadia memastikan bahwa varian Delta enam kali lebih cepat menular jika dibandingkan dengan virus corona awal. “Jadi pasti akan cepat penularannya,” ujarnya.

Hal serupa diutarakan Ahli Epidemiologi dari Griffith University Australia Dicky Budiman. Menurutnya,varian Delta memang lebih cepat menular karena memiliki kemampuan reproduksi 6-8 kali.

“Itu artinya dari satu orang bisa menularkan ke enam atau delapan orang itu karena efektif banget,” kata Dicky.

Rise of Olympus

Namun, menurut Dicky, penularan varian delta lewat berpapasan bisa terjadi karena perilaku masyarakat di Australia yang kurang patuh terhadap menggunakan masker.

“Karena berpapasan artinya sering kali berpapasan sambil bicara atau sambil ngobrol ditelepon atau batuk bicara keras, itu cukup, ketika kita berpapasan terhirup itu bisa terpapar kalau dia sama-sama tidak pakai masker ditambah varian Delta,” tutupnya.