Brahim Diaz Berawal dari Ball Boy Sekarang Pewaris Nomor 10 di AC Milan

Minggu, 18 Juli 2021, 21:54 WIB
54

AC Milan telah mengamankan jasa Brahim Diaz dari Real Madrid. Sebagai bagian dari kesepakatan transfer ini, Milan menawarkan nomor punggung 10 untuk dipakai Brahim Diaz musim 2021/2022.

Nomor punggung 10 di Milan sudah pasti tanpa pemilik. Hal ini terjadi setelah Hakan Calhanoglu memilih pindah ke Inter Milan. Sang playmaker pindah dengan status free transfer alias gratis.

Sepeninggal Calhanoglu, belum ada pemain yang mengkonfirmasi akan memakai nomor punggung 10 di Milan. Belakangan, Milan memakai nomor punggung yang pernah dipakai banyak pemain top itu untuk menggoda Brahim Diaz.

Pemain kelahiran Malaga

Bernama lengkap Brahim Abdelkader Diaz, pemain AC Milan ini lahir di Mlaaga pada 3 Agustus 1999. Diaz memulai kariernya di klub kota kelahirannya Malaga, sebelum pindah ke Manchester City pada tahun 2015 di usia 16 tahun dengan nilai kontrak 200 ribu poundsterling.

Pada 21 September 2016, Diaz membuat debut untuk City, datang sebagai pemain pengganti di menit ke-80 menggantikan Kelechi Iheanacho di EFL Cup melawan Swansea City. Lima hari kemudian ia menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan City untuk tiga tahun.

Pada tanggal 27 juli 2017, Diaz tampil kembali sebagai pemain pengganti saat melawan Real Madrid C. F. dalam persahabatan International Champions Cup dan mencetak gol terakhir dalam kemenangan 4-1 untuk City.

Penyuka Captain Tsubasa

Kecintaan Diaz kepada si kulit bundar kian besar setelah menonton Captain Tsubasa yang memiliki nama Oliver Hutton di Spanyol. Diaz menempelkan poster Tsubasa Oozora di dinding rumahnya. Harapannya satu, mengikuti jejak sang idola bermain di kancah tertinggi.

Rupanya, jalan karier Diaz sedikit berbeda dari Tsubasa. Diaz tidak bermain di klub Tsubasa, Barcelona, melainkan menuju sang rival, Real Madrid.

Semua itu bermula ketika Diaz tampil menjanjikan di klub pertamanya, Tiro Pichon. Kualitasnya mulai dibicarakan sehingga membuat wakil presiden Malaga, Abdulla Ghubn, datang mengunjunginya di rumah. Ghubn ingin bocah 10 tahun tersebut tinggal di Andalusia.

Pernah jadi Ball Boy

Bergabung dengan Madrid juga menghadirkan cerita menarik lainnya bagi Diaz. Sebab, ia akan berjumpa dengan bintang Los Blancos Isco. Sosok yang pernah dilihatnya saat ia masih kecil di Malaga.

Saat bermain untuk akademi Malaga, Diaz juga sempat menjadi pemungut bola atau ball boy dalam pertandingan tim senior. Ia pun pernah mendapat kesempatan menyaksikan Isco saat masih memperkuat Malaga.

Momen itu ternyata sudah diabadikan Diaz dalam foto di akun Instagram miliknya pada 2016. Dalam fotonya, ia yang menjadi ball boy sedang memegang bola sambil menatap Isco yang sedang berselebrasi bersama Santi Cazorla.