Catat! Ini 3 Momen Paling Diingat Era Ronald Koeman di Barcelona

Kamis, 28 Oktober 2021, 23:47 WIB
53

Pro dan kontra selalu menghiasi era kepelatihan Ronald Koeman di Barcelona. Namun lebih banyak orang kontra terhadap pelatih asal Belanda tersebut, dan bahkan pemecatan Koeman disambut suka cita oleh mayoritas fans Barcelona di dunia.

Namun akhirnya kisah hubungan Koeman dan Barcelona harus berakhir di penghujung Oktober 2021. Koeman resmi dipecat Barcelona menyusul hasil buruk yang dicatat oleh Sergio Roberto dan kawan-kawan pada musim 2021/22.

Extra Chilli

Tapi ada momen unik yang terjadi selama era Koeman di Barcelona. Edisi Bonanza88 telah merangkum 3 momen paling diingat selama era Ronald Koeman di Barcelona.

1. Messi Meninggalkan Barcelona

Era Ronald Koeman di Barcelona terjadi transfer pemain paling fenomenal yang pernah terjadi di dunia, yakni kepindahan Lionel Messi ke Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer.

Barcelona di era Koeman mau tak mau terpaksa berpisah dengan superstar yang sudah membela selama hampir dua dekade demi menyelamatkan situasi keuangan dan bebas dan ancaman sanksi La Liga.

Koi Gate

Diketahui, Messi sejatinya sudah mulai tak betah bertahan di Barcelona sejak musim lalu. Namun, kepemimpinan Laporta dan kedatangan Koeman meyakinkan dirinya untuk bertahan.

Pada musim lalu, Barcelona terguncang secara finansial akibat pandemi virus corona. Hal ini memengaruhi status kontrak Messi yang tersisa setahun dan berniat memperbarui kontrak.

2. Pergantian Presiden

Pelatih berusia 58 tahun itu bergabung dengan Barcelona tepat setelah Joan Laporta ditunjuk sebagai presiden klub yang baru menggantikan Josep Maria Bartomeu yang mengundurkan diri.

Di tengah polemik pergantian presiden, Barcelona juga dihadapkan pada masalah dengan pelatih lama Quique Setien yang tampil mengecewakan termasuk saat Barca dihajar Bayern Munchen 8-2 di Liga Champions.

Ketika Ronald Koeman melatih Barcelona, sebenarnya kinerja cukup bagus pada musim pertama, di mana mereka finish menjadi runner-up La Liga dan juara Copa del Rey. Namun krisis keuangan yang disertai kepergian Lionel Messi mengubah segalanya.

Pada musim kedua di Barcelona, Koeman terpaksa memainkan beberapa pemain muda di era pasca-Messi. Imbasnya, klub tampak kalang kabut dan mereka hanya memenangkan empat dari sepuluh pertandingan pertama mereka di liga, dan memiliki awal yang buruk di Liga Champions.

3. Hanya 1 Trofi

Sebanyak 67 pertandingan yang dimainkan Barcelona di era kepelatihan Koeman. Namun, mantan pelatih Timnas Belanda itu hanya bisa mempersembahkan 1 trofi untuk Barcelona, yaitu gelar juara Copa del Rey musim 2020/21.

Pada final Copa del Rey 2020/21, tim asuhan Koeman mengalahkan Athletic Bilbao dengan skor telak 4-0. Sayangnya di kompetisi La Liga Spanyol mereka hanya finish di posisi runner-up, dan juga gagal menjuarai Piala Super Spanyol.