Catat! Ini 5 Hal yang Tak Disadari Dapat Membuat Kondom Rusak

Kamis, 30 Desember 2021, 22:52 WIB
55

Edisi Bonanza88, Jakarta – Kondom merupakan alat kontrasepsi yang kerap kali digunakan oleh pasangan yang enggan memiliki anak atau sekadar menunda kehamilan. Selain itu, sebuah kondom juga memiliki fungsi yang lain yakni mencegah akan penularan penyakit kelamin seperti gonore, klamida, hingga virus mematikan yakni HIV dan hepatitis.

Pada era modern saat ini, kondom tidak hanya memiliki fungsi untuk menunda kehamilan atau sebagai pencegah penularan penyakit kelamin. Kondom saat ini dapat juga memiliki aneka rasa buah, yang dapat menambah aroma saat berhubungan, bahkan memiliki rasa ketika melakukan oral seks.

Namun ternyata, pengetahuan yang minim oleh beberapa orang membuat kondom mudah rusak tanpa disengaja atau tanpa diketahui. Benar bila beberapa kondom saat ini memiliki bahan dasar yang sangat kuat, namun bila penanganannya tidak baik, kondom dapat rusak ketika berhubungan seks.

Nah oleh karena itu Edisi Bonanza88 memberikan tips bagaimana menyimpan kondom agar tidak cepat rusak? Begini penjelasannya.

1. Mendekati Tanggal Kedaluwarsa

Tidak banyak orang yang menyadari bahwa kondom juga memiliki tanggal kadaluwarsa. Semakin tua umur kondom, maka ukuran kualitas karet atau plastiknya juga akan menurun. Sehingga sangat disarankan bagi pasangan yang menunda kehamilan dan terbebas dari penyakit untuk mengecek tanggal kondom yang akan digunakan.

2. Disimpan di Tempat yang Panas

Kondom yang disimpan di tempat yang panas memiliki umur yang pendek karena dapat merusak ketahanan kondom. Beberapa kondom dilarang untuk disimpan di dalam laci mobil, dompet, atau yang terkena paparan sinar matahari secara langsung.

Kondom sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk seperti di lemari pakaian atau lemari penyimpanan obat. Perlu diperhatikan pula suhu tubuh pria yang menggunakan, karena bila suhu tubuh meningkat makan kondom dapat rusak.

3. Salah Cara Menggunakan Kondom

Minimnya pengetahuan perihal cara penggunaan kondom dapat membuat kondom rusak. Saat melakukan hubungan seks, gunakan kondom ketika penis telah ereksi, bukan saat penis belum ereksi. Itu dikarenakan penis akan lebih besar dan panjang saat ereksi, dan tidak membuat kondom ‘kagok’.

4. Tidak Menyisakan Ruang di Ujung Kondom

Perlu diingat bahwa saat menggunakan kondom, perlu menyisakan sedikit ruang di ujung penis. Pasalnya, ketika penis berejakulasi, sperma yang keluar dari penis akan tertampung di ujung kondom, dan bila tidak memiliki ruang yang cukup, kondom dapat rusak hingga sobek.

5. Salah dan Kurang dalam Menggunakan Pelumas

Penggunaan pelumas memang dapat mencegah kondom sobek, namun kurangnya pelumas justru dapat membuat kondom sobek karena bergesekan keras dengan vagina. Salah memilih pelumas juga dapat membuat kondom rusak, seperti kondom lateks yang akan lebih mudah rusak bila menggunakan pelumas vagina yang berbahan dasar minyak.