Deretan Nama Besar yang Wafat Kala Mendaki Gunung

Rabu, 08 Desember 2021, 03:35 WIB
105

Gunung Semeru beberapa hari lalu meletus dan menyebabkan banyak korban jiwa. Kengerian gunung memang demikian, ketika ‘mengamuk’ amat berbahaya karena semburan awan dan lava yang super panas.

Namun wajah ngeri gunung bukan hanya soal itu. Gunung kerap pula menjadi momok bagi para pendaki yang menyukai petualangan alam.

Edisi Bonanza88 lantas coba merangkum deretan nama besar yang wafat saat mendaki gunung. Siapa saja mereka? Simak ulasannya!

1. Daniel Fredinburg

Daniel Fredinburg merupakan salah satu orang penting di Google. Ia menghembuskan nafas terakhirnya saat sedang melakukan pendakian di Gunung Everest. Pria kelahiran 8 September 1981 ini memang dikenal suka mendaki.

Naasnya, pada tanggal 25 April 2015, Daniel Fredinburg mengalami cedera berat akibat longsoran salju yang dipicu oleh gempa bumi di Nepal.

Kematian Daniel Fredinburg tentu meninggalkan kesedihan tersendiri bagi seluruh keluarganya di Google.

Itulah tiga tokoh dunia yang meninggal saat mendaki gunung. Berhati-hatilah jika Anda hendak melakukan pendakian, pastikan Anda mendaki bersama dengan pendaki profesional untuk meminimalisir hal-hal yang tak diinginkan.

2. Widjajono Partowidagdo

Pada tahun 2012 lalu, tepatnya 21 April 2012, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo menghembuskan nafas terakhirnya saat melakukan pendakian di Gunung Tambora melalui jalur Doropeti.

Saat itu, Widjajono Partowidagdo melakukan pendakian bersama kru stasiun televisi nasional. Kondisinya kemudian menurun ketika dalam perjalan menuju puncak dari pos 3.

Akhirnya, beliau dibawa kembali ke pos 3 untuk mendapat bantuan medis pertama berupa pernafasan. Dalam perjalanan dari pos 2 ke pos 1 dengan jarak tempuh 6 jam, Widjajono menghembuskan nafas terakhir.

Setelah itu, Widjajono dibawa ke kota Dompu dengan perjalanan selama 5 jam sebelum akhirnya diterbangkan ke Denpasar, Bali dengan helikopter Travira.

3. Soe Hok Gie

Salah satu tokoh penting dalam perjuangan melawan kediktatoran Orde Lama, Soe Hok Gie meninggal ketika sedang melakukan pendakian ke Gunung Semeru.

Pada tanggal 12 Desember 1969, kala itu Soe Hok Gie dan teman-temannya mendaki Gunung Semeru melalui jalur Kali Amprong.

Tokoh yang dikenal dengan sapaan Gie ini diketahui meninggal di puncak Gunung Semeru, Mahameru dikarenakan menghirup asap gas beracun yang massanya lebih berat dari oksigen.Tidak hanya Gie, gas beracun itu juga merenggut nyawa teman Gie, Idhan yang duduk di sampingnya.

Proses evakuasi saat itu memakan waktu yang cukup lama. Pada 24 Desember keduanya baru tiba di kediaman masing-masing.

Bagi Gie, pendakian saat itu sangatlah istimewa, karena sebentar lagi usianya akan menginjak 27 tahun.