Dulu Naik Daun, 3 Eks Wonderkid Liga Spanyol ini Kini Kariernya Meredup Drastis

Senin, 03 Januari 2022, 01:21 WIB
60

Perjalanan karier seorang pemain muda hebat bisa saja hancur berantakan jika tak terbina dengan baik. Seperti yang dialami beberapa eks wonderkid Liga Spanyol berikut.

Mereka dahulu sempat naik daun karena punya performa menjanjikan walau usianya masih sangat muda. Namun seiring berjalannya waktu, karier mereka justru mengalami kemerosotan drastis, alias gagal memenuhi ekspetasi.

Lantas, siapa sajakah para pemain yang dimaksud? Mari simak ulasan lengkap versi Edisi Bonanza88 di bawah ini!

1. Jese Rodriguez

Mengenyam ilmu sepak bola bersama Real Madrid sejak muda membiasakan Jese Rodriguez untuk tampil di level tertinggi. Puncaknya, ia promosi ke tim utama Los Blancos pada musim 2013/2014 lalu. Meski tak menjadi pilihan utama, kehadirannya sebagai pelapis mampu membawa stabilitas di dalam skuad Madrid.

Setelah menjalani 3 tahun yang cukup menjanjikan di Spanyol, Jese memilih hengkang ke PSG. Alih-alih bisa berkembang, ia justru gagal total. Selain minim menit bermain, Jese juga beberapa kali dipinjamkan ke klub lain. Ia bahkan terpaksa dipecat oleh Le Parisiens akibat tersandung kasus pada 2020 lalu. Kini, Jese berkarier di LaLiga 2 bersama Las Palmas.

2. Munir El Haddadi

Munir El Haddadi pernah menjadi bahan perbincangan lantaran potensi yang ia miliki. Terlebih, ia membela Barcelona yang merupakan salah satu klub besar di Eropa. Munir diprediksi bakal menjadi bintang di masa depan oleh sejumlah kalangan. Namun, nasib yang berbeda harus dialami pemain asal Maroko itu.

Kesulitan di tim utama La Blaugrana, Munir sempat tampil impresif bersama Alaves meski hanya berstatus pemain pinjaman. Setelahnya, ia kembali kalah bersaing hingga potensinya seolah-olah tak dimaksimalkan dengan baik. Munir akhirnya hijrah ke Sevilla pada musim dingin 2019 lalu. Namun, performanya justru cenderung biasa-biasa saja.

3. Paco Alcacer

Tampil ganas bersama Valencia menuntun Paco Alcacer berjuang di klub barunya, Barcelona. Ia direkrut La Blaugrana pada musim panas 2016 untuk menambah variasi di sektor penyerangan. Namun, bagi Alcacer sendiri, situasi itu justru menjadi malapetaka. Trio MSN yang tengah menggila saat itu memaksanya untuk lebih sering duduk di bangku cadangan.

Demi mendapatkan menit bermain yang cukup, Alcacer akhirnya dipinjamkan ke Borussia Dortmund. Selama semusim di Jerman, performa pemain berusia 28 tahun itu kembali meningkat dengan koleksi golnya yang mencapai double digit. Ia sempat dipermanenkan sebelum akhirnya dilepas ke Villarreal. Apes baginya, performa Alcacer malah stagnan bersama klub LaLiga barunya ini.