Kabar Gembira Soal Clubhouse, Simak 3 Fakta Menariknya

Jumat, 23 Juli 2021, 18:22 WIB
60

Aplikasi bernama Clubhouse menjadi trending di media sosial hanya dalam sekejap. Aplikasi ini dikembangkan oleh pengusaha Silicon Valley, Paul Davison dan mantan pegawai Google, Rohan Seth. Clubhouse berbasis obrolan audio (audio chat), seperti bincang-bincang radio dalam panggilan konferensi.

Gates Of Olympus

Aplikasi ini sebenarnya telah diluncurkan sejak 2020, tetapi jadi perhatian baru-baru ini karena kemunculan Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX dalam aplikasi Clubhouse. Percakapan Musk dengan pimpinan Robinhood Markets, Vladimir Tenev di Clubhouse telah menyebabkan ketenaran aplikasi ini melonjak secara tiba-tiba.

Tak Perlu Pakai Undangan

Setelah setahun Clubhouse akhirnya keluar dari fase beta. Kini siapa saja yang ingin memiliki akun Clubhouse bisa mendaftar tanpa perlu undangan dan tidak lagi masuk ke dalam daftar tunggu atau wait list.

Untuk merayakan keluarnya Clubhouse dari fase beta, mereka mengenalkan logo baru yang mirip seperti emoji melambaikan tangan. Aplikasi audio chat ini juga mengenalkan ikon komunitas mereka yaitu Justin ‘Meezy’ Williams, seorang pebisnis di dunia hiburan Amerika.

“Sistem ‘undangan’ atau invite telah menjadi bagian penting dari sejarah awal Clubhouse,” tulis Clubhouse dalam keterangan resminya seperti dilansir Edisi Bonanza88

Rise of Olympus

Popularitas terus meroket

Popularitas Clubhouse meroket di awal tahun 2021, padahal saat itu aplikasi ini hanya tersedia di iOS. Clubhouse mengaku berhasil menggaet 10 juta pengguna baru setelah meluncurkan aplikasi untuk Android pada Mei 2021.

Berdasarkan data Sensor Tower, Clubhouse mencapai puncak popularitasnya pada Februari 2021 dengan total download 9,6 juta. Pada bulan Juni, Clubhouse diinstal 7,7 juta kali di Android dan iOS.

Jumlah rooms yang menjadi tempat diskusi berkembang dari 50.000 menjadi 500.000 setiap harinya. Clubhouse mengatakan rata-rata pendengar diskusi menghabiskan satu jam setiap hari di aplikasi tersebut.

Berbeda dengan Twitch

Ruang percakapan Clubhouse seperti panggilan konferensi, tetapi dengan beberapa orang yang berbicara di telepon, dan sebagian besar mendengarkan. Seperti panggilan telepon, setelah percakapan selesai, ruangan ditutup.
Tidak seperti Twitch – di mana video streaming langsung tetap berada di platform bagi orang-orang untuk kembali dan menonton – obrolan audio langsung di ruang percakapan menghilang.

BERITA TERKAIT