Kata Maaf dan Pesan Penuh Makna untuk Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani

Jumat, 16 Juli 2021, 09:05 WIB
45

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie telah mendapatkan maaf dari keluarga besarnya terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Sebelumnya, pasangan selebriti ini telah meminta maaf kepada masyarakat atas perbuatan tidak terpuji yang mereka lakukan.

Kakak ipar Nia Ramadhani, Anindya Bakrie menyatakan bahwa tidak ada manusia yang sempurna termasuk kedua adiknya, Nia dan Ardi. Selain memaafkan perbuatan menantu dan anak Aburizal Bakrie ini, keluarga juga memberikan nasihat kepada Nia dan Ardi agar tidak lagi mengulanginya.

“Kami sekeluarga telah memaafkan dan memberikan nasihat mendalam pada keduanya. Semoga ini menjadi catatan berharga untuk perbaikan hidup kedepannya,” tulis Anindya di Instagram pada Minggu, 11 Juli 2021.

Sementara itu, pengusaha Aburizal Bakrie, melalui juru bicara keluarganya Lalu Mara Satriawangsa, menyatakan sudah memaafkan Nia Ramadhani dan putranya Ardi Bakrie. Pasangan suami istri itu sebelumnya ditangkap polisi karena mengonsumsi sabu.

“Pak Ical (panggilan akrab Aburizal Bakrie) menyampaikan bahwa apa yang terjadi ini adalah cobaan yang harus dihadapi, yang sabar, yang tabah,” ujar Lalu di Polres Metro Jakarta Pusat seperti dilansir dari Edisi Bonanza88

Pihak Aburizal Bakrie pun menyatakan mendukung penuh proses penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus yang menimpa anak dan menantunya.

“Mengingat keduanya adalah korban penyalahgunaan narkoba, keluarga memohon untuk dapat diberikan layanan kesehatan sesuai UU yang berlaku,” ujar Lalu.

Penangkapan terhadap Nia, Ardi, dan sopirnya ZN berawal dari informasi yang polisi dapatkan soal publik figur yang menjadi pecandu narkoba. Polisi kemudian melakukan pemantauan terhadap gerak-gerik Nia dan Ardi.

Setelah melakukan pemantauan, polisi kemudian terlebih dahulu meringkus seseorang pria berinisial ZN yang merupakan sopir atau pembantu Nia Ramadhani dan Ardiansyah Bakrie pada Rabu pagi kemarin. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu klip sabu seberat 0,78 gram yang diakuinya merupakan milik Nia dan Ardi.

Selanjutnya, Polisi mengembangkan kasus ini dan menangkap Nia di rumahnya yang berada di Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Rabu sore sekitar pukul 15.00. Saat digrebek, Nia sedang seorang diri. Ia tak membantah dirinya merupakan seorang pecandu sabu dan polisi menemukan alat hisap di rumahnya.