Langgar PPKM, Seorang Pedagang Bubur Didenda Rp 5 Juta

Kamis, 08 Juli 2021, 20:08 WIB
51

Seorang pedagang bubur harus mendapati kenyataan dirinya terkena denda sebesar Rp 5 juta, akibat melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pedagang bubur yang dimaksudkan bernama Salwa. Dia sehari-hari biasa menjajakan bubur ayamnya di kawasan Gunung Sabeulah, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Sebenarnya Salwa tidak dilarang untuk berjualan. Hal yang dilanggar Salwa lantas membiarkan para pembelinya makan di tempat.

Setelah dinyatakan bersalah, Salwa kini sudah membayar dendanya. Uang denda ia kumpulkan dari hasil urunan dan juga meminjam kepada orang lain.

“Saya kapok dan tidak mau melayani pembeli makan di tempat selama PPKM darurat. Semoga uang dari urunan keluarga dan juga sebagian meminjam kepada saudara untuk membayar denda sebesar Rp5 juta, bermanfaat buat negara. Penegakkan hukum benar-benar dilaksanakan dengan benar,” ujar Salwa.

Lebih jauh, Salwa menerima dengan ikhlas terkait denda dan sadar betul tentang kesalahannya. Dia berharap agar kesalahan yang dilakukannya dapat menjadi bahan pembelajaran warga lain.

“Saya terima kesalahan dan berharap warga lainnya agar menerapkan aturan pemerintah. Begitupun dengan penegak hukum,” katanya, Kamis (8/7/2021), dilansir Edisi Bonanza88 dari Media Indonesia.