Lebih Mengenal Sosok Orang Androgini yang Punya Sifat Maskulin Sekaligus Feminim

Rabu, 29 September 2021, 20:37 WIB
21

Androgini adalah istilah seseorang dimana menunjukkan pembagian peran dalam karakter maskulin dan feminin pada saat yang bersamaan.

Berdasarkan hasil paparan dari Seminar Nasional mengenai perkembangan peran jender dalam perspektif teori androgini menyatakan bahwa androgini dapat terjadi pada laki-laki maupun perempuan. Keberadaan androgini di Indonesia sendiri mulai diketahui oleh masyarakat seiring dengan munculnya berita-berita lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT)

Gates Of Olympus

Meskipun begitu androgini bukanlah bagian dari LGBT karena androgini merupakan sebuah identitas perkembangan peran gender. Peran gender menetapkan bagaimana seharusnya perempuan dan laki-laki berpikir, bertingkah laku, dan berperasaan.

Pemikiran bahwa aspek maskulin dan feminin mampu saling melengkapi dan bukan bertentangan memunculkan konsep androgenitas yang memadukan kedua peran gender laki-laki dan perempuan yakni maskulin dan feminin dalam diri individu sama tinggi.

Fenomena androgini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat di Indonesia masih menganut segala peraturan yang mengikat hak dan kewajiban seseorang yang diatur berdasarkan seks biologisnya.

Konstruksi masyarakat ini muncul dari keberagaman suku, adat istiadat, dan agama yang ada di Indonesia. Mengingat hal ini, tidak mungkin untuk tidak menghubungkan androgini dengan keragaman orientasi seksual, masyarakat keliru menyamakan androgini dengan homoseksualitas dan transgender.

Sehingga membuat seorang androgini kerap mengalami berbagai bentuk diskriminasi di lingkungan masyarakat karena dianggap menyimpang yakni berbeda atau melanggar norma peran gender ideal. Sebagian besar masyarakat Indonesia hanya mengakui gender laki-laki yang adalah maskulin dan gender perempuan yang adalah feminin dan diluar dari kedua gender tersebut merupakan sesuatu hal yang menyimpang.

Rise of Olympus

Blue Hub: Apa itu Androgini ?

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan di Indonesia pada pasal 1 menyatakan dengan jelas bahwa perkawinan yang diakui adalah antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan. Sterotip mengenai gender dapat dilihat melalui tampilan fisik dan psikologinya.

Identifikasi penampilan laki-laki cenderung ditonjolkan dalam aspek kekuatan fisik, yaitu memiliki tubuh atletis berotot, tubuh yang kuat, terampil, tidak memakai make up, gesit, berambut pendek, dan tidak mengenakan perhiasan. Sedangkan tampilan fisik perempuan digambarkan cantik, berambut panjang, memakai make up, langsing, dan kulit halus.

Perempuan dianggap bijaksana, sensitif, dan dapat mengasuh, sedangkan laki-laki dianggap agresif, kaku dan dominan. Hal ini menjelaskan konstruksi sosial peran gender di masyarakat harus sesuai karakteristik biologis.

Anast Lie, Model Androgini Cantik Indonesia - DBAsia.club

Namun begitu, di Indonesia sebenarnya secara budaya memiliki tradisi yang memperkenalkan keberadaan gender atau jenis kelamin selain laki-laki dan perempuan. Suku Bugis, Sulawesi Selatan mengenal lima jenis kelamin yaitu lelaki, perempuan, calalai atau perempuan lemah gemulai, calabai atau perempuan tomboi, dan bissu atau bukan laki-laki dan bukan perempuan.

Bissu adalah androgini, seseorang yang terlihat laki-laki maupun perempuan. Selain itu melalui kesenian tarian Indonesia juga mengenal adanya peran-peran cross gender seperti tari lengger lanang dari Banyumas dan ludruk dari Jawa Timur.

Persoalan mengenai jenis kelamin dan gender dalam kajian budaya merupakan suatu hal yang kompleks bahkan hal ini dapat menentukan perilaku sosial manusia. Gender menjadi persoalan karena secara sosial telah melahirkan adanya perbedaan peran, tanggung jawab dan hak di dalam masyarakat.

Masyarakat Indonesia yang belum mengerti konsep gender membuat tertanamnya pola heteronormatif (aruspelangi.org). Indentifikasi diri sebagai laki-laki harus maskulin dan perempuan harus feminin merupakan landasan sebuah identitas diri yang dianggap normal atau ideal.

Melalui media massa sebagai sarana penyampaian pesan dan informasi, media menjadi salah satu agen budaya yang memiliki pengaruh terhadap pembentukan pola pikir masyarakat mengenai definisi gender antara laki-laki dan perempuan, dan membedakan status seseorang berdasarkan kelas, ras dan seks.

Media yang sekarang mulai semakin sentral di tengah-tengah masyarakat dan mendominasi dalam hiburan, opini publik, perilaku sosial bahkan pembentukan identitas sosial melalui berbagai produknya dan karakteristiknya telah menjadi alat yang efektif juga dalam membentuk dan menyebarluaskan konstruksi gender pada masyarakat.

Melalui media sosial istilah androgini mulai populer dilihat dari beberapa selebgram yang mengekspresikan gayanya sebagai seorang androgin. Laki-laki androgini di Indonesia yang telah diketahui dan dikenal karena penampilannya yang unik antara lain Oscar Lawalata (perancang busana), Darell Ferhostan (model), Tex Saverio (perancang busana), Millendaru Prakasa (selebgram), Jovi Adhiguna Hunter (selebgram dan fashion stylish), AJ (cover dance K-Pop) dan Wisnu Genu (selebgram dan fashion stylish).

7 Cowok dan Cewek Androgini yang Bikin Kamu Minder Pas Ngaca

Keunikan mereka menjadi salah satu ikon yang sering diperbincangkan mulai dari penampilannya hingga kehidupan pribadinya hingga memunculkan banyak pro dan kontra, bahkan bullying terhadap gaya dan identitas gender mereka. Androgini telah banyak dipromosikan dalam dunia fashion dan budaya pop. Bahkan berpenampilan androgini telah ada dan terkenal sejak tahun 1970-an.

Beberapa artis laki-laki Amerika yang mempersentasikan dirinya dalam penampilan androgin adalah musisi Boy George, David Bowie, Prince dan Michael Jackson.

Tidak hanya laki-laki entertainers androgini perempuan seperti Madonna, Cyndi Lauper, dan Annie Lennox juga dinilai mengkombinasikan gaya feminin dengan beberapa ciri pemberontakan dan kebebasan. Adam Lambert, Lady Gaga, Rock Glam Rock Goth, Synthpop band Cinema Bizarre da Berlin juga memiliki daya tarik androgini.

Eksis di Youtube

Kecewa Temukan Foto Choi Siwon di Kemasan Mie Sedaap, Pria Ini Diprotes

Menurut artikel dari Yale Globalist mengenai “The Androgyny Revolution” dalam budaya populer Asia, Choi Siwon merupakan seorang androgin. Dengan hal ini telah menunjukkan bahwa androgini tidak hanya telah ditampilkan melalui fashion, tetapi juga musik, film dan animasi. Dan melalui media sosial, mereka mempunyai sebuah ruang untuk mereka dapat menunjukkan eksistensinya di masyarakat, salah satunya melalui YouTube dalam konten video blog.

YouTube sendiri merupakan sebuah situs web berbagi video gratis, dimana pengguna dapat menggunggah konten yang disesuaikan oleh YouTube Channel dan memilih sendiri video yang ingin ditonton, dan berbagi klip video secara gratis.

Alasan memillih media YouTube karena merupakan sumber dari video online dan komunitas pengguna potensial. Bahkan YouTube sekarang menjadi bagian dari media mainstream dan kekuatan yang harus diperhitungkan di budaya populer kontemporer, dilihat dari kenaikan YouTube yang sangat menonjol dan pesat diberagam kontennya.

Dengan memanfaatkan platform video di YouTube, konsep video blog atau vlog menawarkan kepada penonton mengenai kehidupan pribadi vloggers, dan memberikan update mengenai kehidupan mereka bahkan menawarkan komentar sosial.

Menurut laman Urban Dictonary, vlog merupakan video dokumentasi berisi tentang hidup, pikiran, opini dan ketertarikan. Singkatan dari Vlog sendiri adalah video blog yang merupakan bentuk pengembangan visual dari konsep blog yang adalah tertulis

Menjadi seorang vlogger tidak hanya sekedar hobi bahkan pekerjaan yang sangat viral terjadi di Indonesia dan hal ini juga terjadi di berbagai negara di dunia seperti Amerika Serikat, Australia, Inggris dan negara lainnya. Beberapa vloggers terkenal di dunia seperti Casey Neistat, Eh Bee Family, Liza Koshy dan lainnya.

BFA2019: Manny MUA, Antara Keluarga dan Penerimaan Diri

Di Indonesia juga terdapat beberapa vloggers terkenal seperti Agung Hapsah, Reza Oktovian, Chandraliow, Fathia Izzati dan banyak lainnya. Melalui YouTube dengan konten video blog, seorang androgini juga dapat menunjukkan eksistensinya dalam kreativitasnya.

Di YouTube terdapat vlogger yang mempunyai ciri atau karakter sebagai laki-laki feminin yaitu dengan riasan make up adalah Manny Gutierrez dengan nama akun YouTube Manny Mua. Manny adalah seorang beauty influencer sekaligus menjadi brand ambassador laki-laki yang memperkenalkan produk kosmetik Maybelline. Dalam akun YouTubenya ia telah memiliki jumlah subscriber mencapai 2.853.535 orang. Sebagian besar videonya mengenai cara merias muka atau tutorial make up dengan ciri khas riasan muka perempuan.

Vlogger lainnya yang adalah laki-laki namun terlihat feminin yaitu PatrickStarrr atau Jovel Ramos adalah seorang model laki-laki yang suka menunjukkan tampilannya dengan riasan perempuan pada wajahnya, serta mengajarkan cara untuk berdandan.

Sampai saat ini jumlah subscribers nya telah mencapai 2.206.585 orang. Ia juga adalah seorang beauty influencer, selebgram Instagram dan juga brand ambassador produk kosmestik Anastasia Beverly Hills dan Milk Makeup.

Selanjutnya James Charles, ia juga adalah seorang beauty influencer dan vlogger. Selain itu laki-laki berusia 17 tahun ini juga menjadi brand ambassador CoverGirl dan menjadi wajah produk terbaru CoverGir. Dalam akun YouTubenya ia menunjukkan tutorial makeup dan beberapa konten challenge. Jumlah subscriber pada akunnya telah mencapai 922.266 orang.

Di Indonesia juga terdapat seorang androgini yang membuat akunnya di YouTube yaitu Jovi Adhiguna Hunter atau yang lebih sering disapa Jovi. Ia merupakan seorang vlogger yang unik dalam penampilannya. Akun Jovi dianggap antimainstream karena ia memiliki selera berbeda dari kebanyakan orang yang mengenakan pakaian yang sesuai dengan dengan jenis kelamin dan gendernya.

Dari sudut pandang budaya Indonesia sosok Jovi dengan penampilan dan karakternya merupakan sosok yang dianggap menyimpang. Ia sering menggunakan pakaian perempuan dan terkadang menggunakan make up, seperti eyeliner, bedak, dan lipstick. Gayanya yang nyentrik menjadi kelebihannya sendiri.

Bukan untuk mendapatkan simpati atau hanya untuk menggundang subscriber tetapi ia mengaku bahwa ia nyaman untuk berpakaian dan bergaya seperti itu. Hal ini menimbulkan pro dan kontra dari setiap yang menonton videonya di YouTube. Motif dari para subscriber pun beragam. Beberapa dari mereka men-subscribe akun channel Jovi karena ingin mengetahui perkembangan video yang diunggahnya dan menyukai gaya hidup, cara berbusana dan karakter Jovi.

BFA2018: Sudah Tahu Belum? Ini 5 Fakta Menarik tentang Jovi Adhiguna

Hal ini berkaitan dengan cara seorang Jovi dalam mengekspresikan dirinya dalam hal berpakaian dan lainnya. Sebagian besar subscriber menerima dan menyukai gaya penampilannya, tetapi tidak banyak juga yang mengejek dan berkomentar kasar pada videonya bahwa itu menjadi sesuatu yang tidak baik. Meskipun begitu dari 20 September 2015 sampai saat ini Jovi telah mempunyai 95.392 subscribers dengan jumlah 89 video yang telah diunggah.

Penampilan Jovi selama ini yang di tunjukkan dalam videonya sebagai androgini merupakan ekspresi dan presentasi dirinya. Jovi yang berprofesi sebagai fashion stylist membuat dirinya sadar akan perkembangan gaya fashion yang unik. Namun gaya dan sikapnya yang cenderung seperti perempuan membuat tanggapan negatif dari para penonton YouTube channelnya.

Beberapa konten yang telah dibuat Jovi mulai dari daily vlog, story time, Q&A, fashion dan mail time. Melalui vlognya Jovi mencoba memvisualisasikan gaya androgininya untuk pandangan masyarakat Indonesia yang masih awam terhadap konsep androgini.

Bicara Soal Gender sampai Bullying - Interview Jovi Adhiguna - Woop.id

Alasan pemilihan Jovi Adhiguna Hunter sebagai vlogger dalam penulisan ini adalah karena ia merupakan vlogger Indonesia yang berani untuk menunjukkan gaya androgini dalam setiap video unggahannya di YouTube dan ia seorang influencer yang memiliki subscriber dan followers di setiap akun media sosialnya. Tidak hanya itu ia juga cukup berpengaruh juga menjadi inspirasi dalam setiap kegiatan talkshow mengenai konten YouTube ataupun fashion dan baru-baru ini mendapatkan penghargaan dalam BeautyFest Asia sebagai pemenang kategori Breakout Creator of the year.

Berdasarkan penampilan Jovi yang adalah seorang laki-laki namun terlihat feminin dan kesukaannya mengabadikan kehidupan pribadinya melalui vlog, penulis tertarik untuk mengkaji mengenai bagaimana representasi androgini menurut Jovi Adhiguna melalui vlog-vlognya dan diharapkan melalui penelitian ini mampu merubah cara pandang masyarakat terhadap androgini.

Androgini adalah perkembangan peran gender dimana diri maskulin terintegrasi ke dalam ciri feminin. Hal ini membuat individu androgini dapat memunculkan karakter maskulin dan feminin dengan nilai yang kuat bahkan memungkinkan untuk muncul secara bersamaan. Konsep androgini di Indonesia masih awam atau belum dikenal oleh kebanyakan masyarakat Indonesia.

Dapat dikatakan bahwa hanya sebagian kelompok dalam lingkup eksklusif yang mengerti dan mengetahui tentang androgini, seperti dalam dunia fashion dan seni. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dengan segala keyakinannya terhadap peran gender yang harus sesuai dengan jenis kelamin (ideologi heteronormativitas), menyatakan bahwa androgini adalah sebuah penyimpangan. Hal ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat Indonesia.

Kurangnya pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai konsep androgini, membuat pandangan bahwa individu androgini yang bergaya lebih feminin untuk ukuran seorang laki-laki, menstereotipkan bahwa androgini adalah kelompok homoseksual dan transgender.

Di Indonesia, individu androgini belum ada yang mengaku dan menunjukkan identitasnya secara terang-terangan kepada publik, terutama melalui media massa ataupun media sosial. Meski kasus andorgini sudah ada sejak lama, namun di Indonesia tidak ada individu androgini yang berani mengungkapkan identitasnya.

Selebgram Jovi Adhiguna Hunter adalah salah satu yang mengakui dirinya sebagai androgini, dan ia menunjukkannya melalui media sosial YouTube hingga sekarang menjadi terkenal.

BERITA TERKAIT