Menelaah Ragam Teknologi Modern yang Sudah Ada Sejak Zaman Kuno

Minggu, 24 Oktober 2021, 04:36 WIB
42

Ahli antropologi Lewis H. Morgan mengemukakan bahwa perkembangan teknologi adalah faktor utama dari berkembangnya peradaban manusia. Sehingga rekontruksi sejarah dan perkembangan teknologi manusia dapat dilakukan melalui lini masa dari perkembangan peradaban manusia itu sendiri. Seiring berjalannya waktu, teknologi terus mengalami perubahan. Perubahan ini tentu didasari dengan kebutuhan manusia yang terus berubah.

Pra-sejarah adalah masa dimana manusia hidup sebelum mengenal tulisan. Mungkin kita sering mendengar tentang cerita penemuan api oleh manusia zaman dahulu. Api termasuk penemuan teknologi pertama manusia pada zaman ini. Tetapi temuan pertama manusia bukanlah api, melainkan alat-alat batu. Sesuai apa yang dikatakan Mark Moore, seorang arkeolog dari University of New England Armidale, Australia, batu telah dimanfaatkan manusia untuk mempermudah kesehariannya sejak 3.2 juta tahun lalu. Pada zaman ini, manusia cenderung memanfaatkan teknologi yang mereka buat untuk kepentingan mereka sendiri.

Power of Thor Megaways

Zaman kuno disini yang dimaksud adalah zaman setelah prasejarah sebelum abad pertengahan. Zaman ini rentan waktunya cukup lama, termasuk zaman nabi-nabi, peradaban kuno, dan lain-lain. Sehingga banyak penemuan-penemuan pertama yang menjadi dasar untuk penemuan selanjutnya ditemukan di zaman ini. Peradaban manusia berkembang pesat.

Sebagai contoh adalah peradaban Mesir Kuno yang kita kenal dengan pyramidnya. Bahkan teknik bedah plastic sudah ditemukan dasarnya pada zaman ini. Manusia mulai membuat teknologi untuk keperluan masal, seperti kapal dan bangunan. Pada zaman ini manusia juga sudah mengenal tulisan. Ditemukan peninggalan sejarah yang terdapat tulisan.

Zaman Batu dan teknologi

Kapak Batu Modern dari Zaman Prasejarah - Tekno Tempo.co

Pada zaman batu, aktivitas manusia terbatas pada berburu dan meramu dan hidupnya secara umum masih berpindah-pindah, sehingga perkakas atau peralatan yang digunakan manusia pada zaman ini pun terbatas untuk menunjang aktivitas tersebut. Kebanyakan peralatan pada zaman ini terbuat dari batu dan tulang, setiap peralatan pun telah memiliki kegunaan khusus seperti untuk menebang pohon, berburu, menguliti hewan dan lain-lain.

Chronicles of Olympus X Up

Sebelum munculnya manusia modern atau homo sapiens, manusa purba juga telah diketahui memanfaatkan batu sebagai peralatan penunjang aktivitasnya. Bukti pertama digunakannya perkakas yang terbuat dari batu ditemukan di Ethiopia yang merujuk pada 2.5 juta tahun yang lalu. Pada zaman ini manusia juga telah mengenal api, meskipun baru dimanfaatkan sebagai senjata untuk menghadapi makhluk hidup lain, atau untuk menakuti binatang buruan.

Zaman batu awal ditandai dengan perkakas seperti kapak genggam, metode pembuatannya pun masih sangat sederhana. Di Indonesia, kapak perimbas/kapak genggam ditemukan di daerah-daerah seperti di Punung (Pacitan) Jawa Timur, Jampang Kulon, Parigi (Jawa Timur), Tambang Sawah, Lahat, dan Kalianda (Sumatra), Awangbangkal (Kalimantan), Cabenge (Sulawesi Selatan), Sembiran dan Terunyan.

Pada zaman batu tengah manusia telah mengenal metode baru untuk menghasilkan perkakas batu yang lebih rapi. Metode tersebut dikembangkan lagi hingga zaman batu atas dimana perkakas yang dihasilkan menjadi lebih kompleks dan halus. Di akhir zaman batu manusia telah mengenal seni seperti lukisan dan musik, hingga cara membuat gerabah.

Peradaban Mesir Kuno dikenali dari penggunaan teknologi sederhana berupa kombinasi dari tuas, bidang miring dan perkakas batu untuk suatu proses konstruksi besar seperti Piramida. Peradaban mesir kuno juga berkontribusi besar dalam perkembangan teknologi maritim, seperti dalam pembuatan kapal dan mercusuar. Selain itu pada masa ini banyak pula didirikan bangunan-bangunan monumental seperti Piramid, Perpustakaan Alexandria, Patung Sfinx dan Mercusuar Alexandria.

Hal ini menunjukan bahwa peradaban mesir kuno merupakan peradaban yang sangat canggih pada masanya. Irigasi untuk kepentingan pertanian juga sangat berkembang pada masa peradaban Mesir kuno[10]. Pada bidang astronomi peradaban mesir kuno telah mengetahui periode revolusi bumi mengelilingi matahari yakni selama 365 hari, serta membuat jam matahari.

Kalkulator di zaman kuno

Apa keunikan mekanisme Antikythera? Benarkah benda itu berasal dari masa  depan? - Quora

Para ilmuwan membuat ulang model digital lengkap dari ‘Mekanisme Antikythera’. Perangkat tersebut sudah berusia 2.000 tahun dan diyakini sebagai komputer pertama di dunia.

Antikythera pertama kali ditemukan di kapal karam era Romawi oleh penyelam Yunani pada tahun 1900. Benda itu berukuran seperti kotak sepatu dan digunakan untuk memprediksi pergerakan benda-benda langit. Selama bertahun-tahun, ilmuwan tidak pernah bisa meniru Mekanisme Antikythera atau kalkulasi yang digunakan dalam desainnya.

Sekarang para peneliti di University College London (UCL) mengatakan mereka sepenuhnya menciptakan kembali desain perangkat dari perhitungan kuno dan menyusun alat mereka sendiri.

Alasan di balik pembuatan ulang Antikythera terletak pada misteri yang sampai saat ini belum terjawab. Terlebih, belum ada yang pernah membuat perangkat tersebut sama persis dengan semua bukti fisik.

Perangkat ini dinilai sangat canggih, terdiri dari roda-roda gigi yang sangat presisi. Kecanggihan ini memunculkan banyak pertanyaan tentang proses pembuatan yang bisa membuat alat rumit menjadi sangat unik.

Ragam Teknologi Modern Tempo Dulu

5 Teknologi Zaman Purba Yang Menggemparkan Para ilmuwan Seluruh Dunia |  KASKUS

Inovasi kabel yang biasa kamu gunakan untuk mengisi baterai ponselmu itu sebenarnya sudah hadir sejak pertengahan abad ke-19 dan 20. Tidak ada yang mengetahui pasti siapakah yang menemukannya, namun itu sedikit banyak berhubungan dengan Thomas Alva Edison yang menemukan arus listrik DC serta lampu.

Pada awal 1880, Edison membangun sebuah perusahaan bernama Edison Illuminating Company yang mana perusahaan itu berusaha membangun sistem pendistribusian listrik untuk penerangan. Sistem tersebut menggunakan material tembaga untuk menyalurkan listrik dan untuk melindungi tembaga itu dari cuaca, material itu dipasangkan pelindung. Dari situ, penggunaan kabel mulai marak dan berangsur-angsur mulai digunakan untuk berbagai alat modern lainnya.

Dengan hadirnya listrik, maka penggunaan mesin bertenaga listrik mulai marak. Itu menciptakan inovasi baru, seperti kipas angin.

Jika kamu tahu konsep kipas angin telah ada sejak 500 tahun sebelum masehi di India. Teknologi ini juga ditemukan di Tiongkok pada era dinasti Han, akan tetapi pengaplikasian menggunakan tenaga listrik baru ada pada 1880.

Schuyler Wheeler-lah yang pertama kali menunjukkannya kepada dunia jika tidak perlu lagi kerosin, alkohol atau minyak untuk memutarnya. Inovasi ini dikembangkan lagi oleh Philip Diehl menjadi kipas langit-langit. Beruntunglah kamu karena dengan ciptaan ini, kamu tak lagi terlalu merasakan panas.

Konsep pertama kulkas datang dari rumah es yang digunakan sebagai tempat penyimpanan makanan dan itu dikembangkan hingga abad ke-18. Pada pertengahan 1830, kulkas dengan sistem pengompresan uap air tercipta dan memulai perjalanan dari kotak beku itu. Akan tetapi, inovasi itu baru mulai dikomersialkan untuk produk rumahan 80 tahun kemudian, tepatnya pada 1913.

Fred W. Wolf adalah sang penemu dengan desain pertamanya adalah sebuah unit yang memiliki kotak es di bagian atasnya. Satu tahun berselang, Nathaniel B. Wales mengembangkannya menjadi kulkas elektrik yang sepenuhnya diberikan energi listrik. Setelah itu, masih banyak lagi pengembangan kulkas, mulai dari fitur otomatis hingga sekarang sistem digital.

Lalu ada pulpen. Alat ini sebenarnya telah ditemukan sejak zaman kuno. Diperkirakan adalah era Mesir kuno, berkisar 2.000 tahun sebelum masehi. Ini membuktikan mereka adalah yang pertama menciptakan pulpen, namun setelah itu tidak ada jejak hadirnya teknologi pulpen.

Untuk orang-orang Eropa sendiri, mereka tercatat menggunakan pena baru pada abad ke tujuh hingga ke-19. Alatnya sebatang bulu burung (bisa dari angsa, ayam kalkun atau bebek) yang ujungnya telah diasah tajam dan untuk menulis dicelupkan ke tinta.

Sejarah-Penemuan-Pena – Salafy.or.id

Memasuki abad 19, pena dikembangkan hingga memiliki ujung logam dan memiliki teknologi menyimpan banyak tinta sekaligus. Bernama fountain pen, inilah yang dasar dari pulpen modern jaman sekarang.

Selanjutnya ada lensa. Kemungkinan terbesar lensa ditemukan pada abad ke-13. Tidak benar-benar jelas terlihat tetapi terdapat sebuah tulisan dalam karya klasik dengan penyebutan penggunaan optik untuk membaca huruf kecil dalam jarak jauh. Diperkirakan kacamata pertama ditemukan di Italia pada 1290.

Pada abad 19, penemu asal Amerika bernama Benjamin Franklin menemukan bifocals, kacamata yang memiliki dua lensa. Bahkan diperkirakan bifocals itu sendiri sudah ada sejak 50 tahun lebih awal dari tercatatnya sejarah. Dari sana pengembangan kacamata terus menerus dilakukan sampai kamu mengenakan kacamatamu saat ini.

Toilet juga bisa disebut teknologi modern di zaman kuno. Orang-orang kuno pun sudah memiliki alat buang air sejak dulu. Perbedaannya dengan kita, itu tidaklah semodern zaman sekarang dan mungkin lebih parah dari yang kita bayangkan.

Di zaman Mesir kuno, orang kaya memiliki kamar mandi dan toilet dalam rumahnya yang mana terbuat dari batu gamping. Sedangkan orang miskinnya hanya menggunakan bangku dengan adanya lubang yang bawahnya terdapat pasir. Kamu tahu, pasir itu harus diganti dengan tangan.

Desain toilet yang seperti itu berlanjut hingga ke abad pertengahan dan baru berubah memasuki abad ke-18. Pada 1775, Alexander Cumming mendapatkan inovasi pembilas toilet yang mana gagal dilakukan oleh Sir John Harrington pada 1596.

Tentu saja ini juga termasuk barang mewah sehingga hanya orang kaya saja yang memilikinya. Harga toilet bilas ini baru terjangkau ketika masuk ke abad 20.

Selanjutnya ada payung. Payung paling mendasar telah ditemukan pada 4 ribu tahun yang lalu. Banyak bukti akan hadirnya alat ini di zaman Cina hingga Mesir kuno.

Desain pertama payung digunakan untuk melindungi seseorang dari matahari, namun setelah itu dikembangkan untuk dapat melindungi orang dari hujan. Hal itu ditemukan oleh orang-orang Cina sana dengan cara melapisi payung kertas mereka dengan lilin.

Payung dianggap sebagai aksesori wanita hingga abad ke-16. Namun seorang pelancong dan penulis asal Persia, Jonas Hanway membawa dan menggunakan payung di depan umum warga Inggris pada pertengahan abad ke-18 selama 30 tahun. Hal ini mengubah sudut pandang orang dan mempopulerkannya di antara pria-pria.

Asal Usul Sepatu, Bukti Perkembangan Dari Masa ke Masa

Sepatu juga bisa dibilang sebagai teknologi modern di zaman kuno. Yang kamu kenakan di kakimu ini adalah sesuatu yang berasal dari 40 ribu tahun yang lalu. Diperkirakan berada di era pertengahan Paleolithic, sepatu tidaklah lebih dari kulit hewan yang dililitkan dan membungkus kaki dengan tujuan untuk melindungi.

Alas kaki ini terus menerus mengalami perubahan ketebalan berdasarkan zamannya. Diperkirakan itu ada hubungannya dengan bentuk tulang kaki pada orang-orang di zaman tersebut.

Sepatu memasuki masa industrinya ketika ada di abad ke-18. Banyak gudang besar menyimpan sepatu-sepatu yang diproduksi oleh produsen-produsen kecil di area sekitarnya. Hingga abad ke-19, sepatu dibuat menggunakan tangan dan setelah itu, semuanya lewat mesin.

Perubahan teknik produksi itu tercetus karena adanya perang Napoleonic. Untuk memenuhi kebutuhan para prajurit Inggris, mau tidak mau produksi sepatu harus lebih cepat dan dari sanalah alas kaki ini diproduksi masal.