Milenial Wajib Tahu! Ini 5 Fakta Penting soal Film G30S PKI

Jumat, 01 Oktober 2021, 23:39 WIB
43

Pada zaman Orde Baru, setiap tanggal 30 September malam televisi selalu menayangkan film  G30S PKI. Gerakan 30 September yang menewaskan 7 pahlawan revolusi saat diculik maupun dibunuh dan dipendam di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Film yang bernuansa tegang ditonton berulang setiap tahunanya oleh semua kalangan. Sebagian tentu banyak hapal tiap adegan, namun suasana tegang dan mencekam selalu saja hadir tiap kali film tersebut di tayangkan.

Gates Of Olympus

Namun penayangan film terhenti sejak era reformasi, tepatnya tahun 1998, di era Menteri Penerangan Yunus Yosfiah. Banyak pihak meragukan kebenaran sejarah dalam film tersebut.

Edisi Bonanza88 merangkum sejumlah fakta tentang film G30S PKI yang dirangkum dari bebereapa sumber.

1, Film dengan Biaya Termahal

Sejarah Film "Pengkhianatan G30S/PKI" dan Alasannya Dihentikan Tayang di TV  Halaman all - Kompas.com

Film yang diproduksi tahun 1894 ini mengabiskan dana Rp 800 juta. Karena itulah, film ini pun menjadi yang termahal untuk produksi film di Indonesia dan disponsori pemerintahan Orde Baru Soeharto. Film ini diproduksi selama dua tahun dan melibatkan ribuan pemain dan kru.

Rise of Olympus

Angka tersebut terbilang fantastis karena diproduksi tahun 1984. Bahkan film ini pun menjadi yang termahal untuk produksi film di Indonesia dan disponsori pemerintahan Orde Baru Soeharto.

2. Pengaruh Kuat Musik

Film Pengkhianatan G30S/PKI dan Fakta Sejarah - Historia

Sang sutradara dari film Pengkhianatan G30S/PKI adakah Arifin C. Noer. Sang sutradara berhasil menghadirkan aura gloomy yang kuat dan menyisakan kesan mendalam di benak penonton. Salah satu yang punya faktor penting adalah pemilihan musik,

“Suasana syuting tidak mencekam. Yang bikin film ini terasa mencekam salah satunya tata musik oleh Embie C. Noer, yang menghanyutkan emosi penonton,” kata istri dari sang sutradara Jajang C. Noer.

3. Syuting Penculikan Malam Jumat

Film G30S/PKI Versi Lama Benar Adanya' | Republika Online

Pada adagen utama yaitu penculikan, proses syuting berlangsung tiap malam Jumat. Konon, ini sama dengan kejadian sebenarnya.

“Menurut skedul syuting (adegan penculikan) jatuh pada malam Jumat. Kami syuting dari siang tapi adegan itu diambilnya pas Kamis malam. Kami menyadarinya setelah syuting penculikan di dua rumah Jenderal,” ujar Jajang lagi.

4. Durasi Panjang

Riset ungkap narasi film "Pengkhianatan G30S" tetap kuat - bagaimana  literasi film bisa mengubahnya

Film ini termasuk film yang memiliki durasi pemutaran panjang. Kalau biasanya rata-rata film memiliki durasi putar selama satu setengah jam hingga dua jam. Film ini memiliki durasi putar hingga 3 jam 40 menit.

5. Rekor Penonton

Detik-detik AH Nasution Selamat dari Penculikan G30S/PKI, Ada Peran Sang  Istri dan Pierre Tendean - Tribunjabar.id

Pada 1984, film G30S/PKI memecahkan rekor penonton wilayah DKI melebihi film-film sebelumnya. Film G30S/PKI sampai Desember 1984, menarik penonton di DKI Jakarta hingga 699.282. Jumlah tersebut mengungguli top box office 1982 yakni Nyi Blorong yang mencetak penonton 354.790 penonton.

Tags: