Pemkot Bekasi Beberkan Nominal Gaji Penggali Kuburan Covid-19, Rp 6,1 Juta Per Bulan!

Selasa, 27 Juli 2021, 01:28 WIB
63

Penggali kuburan di masa Covid-19 mendapatkan gaji sekitar Rp 6,1 juta per bulan. Begitulah fakta yang diungkapkan oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Menurut Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertahanan, Jumhana Luthfi, angka segitu muncul karena kasus kematian selama masa pandemi Covid-19 sangatlah banyak. Alhasil, para penggali kubur mendapatkan rezeki lumayan melimpah.

Gates Of Olympus

Lanjut Luthfi, jumlah tersebut belum ditambahkan dengan insentif sebesar Rp 2,5 Juta per bulan bagi penggali kubur khusus protokol kesehatan.

“Selain mereka dapat gaji, PHL ya, sekitar Rp 3,6 Juta sebulan mereka juga dapet insentif khusus yang melakukan protokol itu Rp 2,5 Juta,” katanya, Senin (26/7/2021).

“Itu insentif khusus untuk petugas yang memakamkan covid,” jelasnya.

Dia mengatakan, terdapat 50 pekerja gali kubur yang berada di TPU Padurenan yang menangani pemakaman jenazah Covid-19.

“50 tukang gali kubur protokol covid dapat insentif perbulan Rp 2,5 juta,” katanya.

Rise of Olympus

Tingginya angka kematian Covid 19, lanjut Luthfi, pihaknya menyiagakan penggali kubur selama 24 jam nonstop dengan sister shifting.

“Masih 24 jam (bekerja), semalam aja 11 orang (penggali kubur),” katanya.

Luthfi menyebut, anggaran insentif penggali kubur berasal dari usulah Kadisperkimtam dan disetujui oleh Satgas Covid-19 daerah.

“Kita sistemnya ngusulin, kita pengusulan kepada satgas COVID-19 mengusulkan aja, jadi kayak (seperti) honor ya, insentif,” jelasnya.