Saat Mesin Printer Ditemukan

Jumat, 29 Oktober 2021, 23:37 WIB
45

Sejarah printer komputer dimulai pada tahun 1938 ketika penemu Seattle Chester Carlson (1906–1968) menemukan proses pencetakan kering yang disebut elektrofotografi — biasa disebut Xerox — yang akan menjadi teknologi dasar untuk beberapa dekade printer laser yang akan datang.

Pada tahun 1953, printer berkecepatan tinggi pertama dikembangkan oleh Remington-Rand untuk digunakan pada komputer Univac . Printer laser asli yang disebut EARS dikembangkan di Pusat Penelitian Xerox Palo Alto dimulai pada tahun 1969 dan selesai pada bulan November 1971. Insinyur Xerox Gary Starkweather (lahir 1938) mengadaptasi teknologi mesin fotokopi Xerox Carlson, menambahkan sinar laser padanya untuk menghasilkan laser. pencetak.

Extra Chilli

Menurut Xerox Corporation, “Sistem Pencetakan Elektronik Xerox 9700, produk printer laser xerografik pertama, dirilis pada tahun 1977. The 9700, keturunan langsung dari printer” EARS “PARC asli yang memelopori optik pemindaian laser, elektronik pembuatan karakter , dan perangkat lunak pemformatan halaman, adalah produk pertama di pasar yang diaktifkan oleh penelitian PARC. ”

Menghitung Printer

Menurut IBM , “IBM 3800 pertama dipasang di kantor pusat akuntansi di pusat data Amerika Utara FW Woolworth di Milwaukee, Wisconsin pada tahun 1976.” IBM 3800 Printing System adalah printer laser berkecepatan tinggi pertama di industri. Itu adalah printer laser yang beroperasi dengan kecepatan lebih dari 100 tayangan per menit. Ini adalah printer pertama yang menggabungkan teknologi laser dan elektrofotografi.

Pada tahun 1976, printer inkjet ditemukan, tetapi butuh waktu hingga 1988 untuk inkjet menjadi barang konsumen rumahan dengan rilis Hewlett-Packard dari printer inkjet DeskJet, dengan harga $ 1000. Pada tahun 1992, Hewlett-Packard merilis LaserJet 4 yang populer, printer laser beresolusi 600 x 600 titik per inci pertama.

Koi Gate

Sejarah Pencetakan

Pencetakan, tentu saja, jauh lebih tua dari komputer. Buku tercetak tertanggal paling awal yang diketahui adalah “Sutra Intan”, yang dicetak di Cina pada 868 M. Namun, pencetakan buku diduga telah terjadi jauh sebelum tanggal tersebut.

Sebelum Johannes Gutenberg (ca 1400–1468), pencetakan dalam jumlah edisi dibuat terbatas dan hampir secara eksklusif dekoratif, digunakan untuk gambar dan desain. Bahan yang akan dicetak diukir menjadi kayu, batu, dan logam, digulung dengan tinta atau cat dan dipindahkan dengan tekanan ke perkamen atau vellum. Buku-buku sebagian besar disalin dengan tangan oleh anggota ordo religius.

Gutenberg adalah seorang pengrajin dan penemu Jerman, dan dia terkenal karena Gutenberg press, mesin cetak inovatif yang menggunakan mesin cetak bergerak. Itu tetap menjadi standar sampai abad ke-20. Gutenberg membuat percetakan murah.

Linotipe dan Penulis Huruf

Penemuan jenis linotipe mesin penyusun mesin buatan Ottmar Mergenthaler (1854–1899) kelahiran Jerman pada tahun 1886 dianggap sebagai kemajuan terbesar dalam pencetakan sejak pengembangan Gutenberg untuk jenis bergerak 400 tahun sebelumnya, memungkinkan orang untuk dengan cepat mengatur dan memecah seluruh baris teks sekaligus .

Pada tahun 1907, Samuel Simon dari Manchester Inggris dianugerahi paten untuk proses penggunaan kain sutra sebagai sablon. Menggunakan bahan selain sutra untuk sablon memiliki sejarah panjang yang dimulai dengan seni stensil kuno yang digunakan oleh bangsa Mesir dan Yunani sedini 2500 SM.

Walter W. Morey dari East Orange, New Jersey, mendapatkan ide tentang teletypesetter, alat untuk mengatur tipe dengan telegraf menggunakan pita kertas berkode. Dia mendemonstrasikan penemuannya pada tahun 1928, dan Frank E. Gannett (1876–1957) dari surat kabar Gannett mendukung proses tersebut dan membantu dalam pengembangan.

Mesin phototypesetting paling awal dipatenkan pada tahun 1925 oleh penemu Massachusetts RJ Smothers. Pada awal 1940-an, Louis Marius Moyroud (1914-2010) dan Rene Alphonse Higonnet (1902–1983) mengembangkan mesin phototypesetting praktis pertama. Phototypesetter mereka menggunakan lampu sorot dan serangkaian optik untuk memproyeksikan karakter dari disk yang berputar ke kertas foto.

Printer Menurut Jenisnya

Dengan ditemukannya printer yang mengalami berbagai perkembangan sangat pesat tersebut, kini juga muncul berbagai jenis printer untuk dijadikan sebagai pilihan dengan menyesuaikan kebutuhan.

Namun munculnya berbagai jenis printer tersebut kembali lagi tidak pernah terlepas dari sejarah printer itu sendiri. Inilah beberapa sejarah adanya printer menurut jenisnya:

Printer Dot Matrix

Tidak banyak yang mengetahui dengan pasti asal mula dari printer Dot Matrix. Jika melihat dari namanya, bisa disimpulkan jika penamaan dari printer ini didasarkan pada hasil printer yang berupa titik-titik.

Pertama kali ditemukan pada tahun 1957, dunia sejarah printer menyebutkan jika Perusahaan IBM-lah yang pertama kali mengeluarkan printer ini untuk dijual di pasaran.

Selanjutnya di tahun 1968, sebuah pabrikan yang ada di Jepang, OKI mencoba merilis printer Dot Matrix pertama kali. Jenis printer ini kemudian dikenal dengan sebutan OKI Wiredot Printer.

Dikatakan pula bahwa printer seri ini sangat mendukung generator dengan jumlah 128 karakter dengan ukuran matrik cetakan adalah 5×7. Dalam pemasarannya printer ini telah menjangkau wilayah pemerintahan dan lembaga.

Sejarah printer Dot Matrix tersebut tidak hanya berhenti sampai disana, sebab di tahun berikutnya beberapa perusahaan mulai berinisiatif dalam meluncurkan produk printer Dot Matrix dengan mengunggulkan produk mereka. Hingga kini jenis printer ini dikenal dengan Print Head Electronic.

Printer Inkjet

Di awal abad ke-20 atau tepatnya pada tahun 1950 an, beberapa perusahaan terkemuka seperti Canon, HP, Epson mulai mengembangkan sebuah penemuan baru yang menjadi bagian dari sejarah printer.

Kinerja printer Inkjet ini didasarkan pada penggunaan tinta cair yang didorong pada sebuah kertas sehingga akan bisa mencetak gambar yang ada pada komputer. Saat ini printer Inkjet ini banyak digunakan dalam dunia percetakan hingga studio foto.

Jika dalam keseharian Anda menemukan sebuah printer ip2770 Canon, maka itulah printer legendaris yang menjadi tonggak sejarah bagi perusahaan Canon yang masih diproduksi hingga saat ini seperti hadirnya printer dengan teknologi scan.

Printer Jet Laser

Selain beberapa jenis printer di atas, terdapat juga printer Jet Laser yang juga menjadi bagian dari sejarah di tahun 1969. Printer jenis ini dikembangkan oleh Gary Starkweather yang menjadi bagian dari perusahaan produsen printer Jet Laser tersebut.

Di bawah naungan Perusahaan Digital Electronic Xerox, printer ini kemudian diperkenalkan kepada masyarakat dengan penambahan teknologi mesin foto copy. Dari sini Ronald Rider bersama Starkweather mencoba memberikan kombinasi atas penggunaan control generator karakter sehingga menghasilkan sebuah printer yang dikenal dengan sebutan printer Jet Laser.

Berbagai perubahan tersebut terjadi pada tahun 1972 yang kemudian dalam sejarah printer mencatat atas kemunculan printer Laserjet Xerox dengan tipe 9700.

Printer Flatbed Plotter

Printer Plotter adalah printer cetak yang terhubung dengan komputer untuk memindai bentuk grafik dan gambar menjadi hasil cetak. Ada banyak gambar yang bisa dicetak seperti gambar denah interior, arsitektur, landscape, dan visual lainnya.

Flatbed Plotter awal adalah CalComp dengan model 738 yang telah digunakan pada tahun 1970 dengan alas area cetak yang besar. Dengan alas besar maka CalComp 738 dapat mencetak gambar dalam ukuran besar.

Perlu diketahui bahwa CalComp 738 adalah Flatbed Plotter Offline atau bisa dikatakan bahwa gambar yang akan dicetak harus di input manual menggunakan pita magnetic ke mesin terlebih dahulu.

Printer Plotter menggunakan mata pena sebagai alat untuk menghasilkan bentuk gambar secara terus menerus sesuai dengan area cetak. Mata pena akan terletak di gantungan pena di Flatbed Plotter (Table Top Plotters).

Dimana gantungan pena akan terus bergerak sesuai alur visual komputer yang dikirim ke Printer Plotter. Penekanan mata pena juga akan dilakukan untuk menghasilkan garis dan titik halus maupun tegas, agar sesuai dengan gambar yang akan dicetak.

Daisy Wheel Printer

Printer ini hanya bekerja untuk mencetak huruf saja. Setiap huruf akan tersusun pada sebuah piringan logam atau plastik dengan bentuk lingkaran. Daisy Wheel pertama kali ditemukan oleh Dr Andrew Gabor pada tahun 1970 dan pada tahun 1889 desain dari Daisy Wheel dipatenkan oleh Arthur Irving.

Cara kerja Daisy Wheel Printer adalah motor penggerak (Servomotor) menggerakan piringan sesuai dengan huruf yang akan ditekan oleh palu ke pita karbon dan membuat huruf tercetak di kertas. Daisy Wheel Printer pun dikenal dengan nama Character Printer karena kemampuannya mencetak huruf satu persatu.

Line Printer

Line Printer adalah mesin cetak yang bekerja mencetak huruf secara satu-satu dalam sebuah barisan huruf. Printer jenis ini melakukan proses cetak huruf lebih cepat dibandingkan dengan printer Daisy Wheel (Character Printer).

Line Printer mampu mencetak 10 halaman per menit (600 baris) pada tahun 1950. Kemudian berkembang dan bertambah cepat dalam proses mencetaknya menjadi 2500 barus per menit. Printer ini dibagi menjadi 3 yaitu Drum Printer, Band Printer dan Bar Printer.

Dimana setiap printer tersebut berfokus pada penekanan setiap huruf pada kertas. Yang membedakan ketiganya adalah setiap huruf tersebut berada di Drum, Band dan Bar. Bisa dikatakan Line Printer bekerja seperti mesin ketik.

Digital Printer

Digital printer adalah mesin printer yang mencetak gambar yang berasal dari gambar berbasis digital dari komputer atau perangkat lainnya (Kamera). Digital printer berkembang pesat menunjang segala kebutuhan pasar untuk mencetak segala jenis gambar dengan hasil maksimal.

Walaupun harganya lebih mahal dari proses cetak offset, namun proses cetak digital jauh lebih cepat dan tanpa memusingkan plat untuk printing. Adapun hadirnya Portable Printer yang mampu dioperasikan dengan mudah dan tanpa harus menggunakan PC untuk proses cetak gambar.

Anda hanya perlu menghubungkan atau memindai gambar yang akan dicetak dengan jaringan wireless pada Kamera ke Portable Printer. Sungguh perkembangan yang luar biasa bukan?

All in One Printer

Printer berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pasar, seperti All in One Printer yang hadir sekitar tahun 2000-an mengambil pekerjaan yang terpisah menjadi 1 perangkat untuk kebutuhan perkantoran. Printer jenis ini mampu melakukan berbagai tindakan seperti mencetak (Print), Menyalin (Copy), Memindai Gambar Pada Kertas Ke Gambar Digital (Scanner), dan Fax.

Pengoperasiannya pun sudah lebih mudah dan juga tersedia dalam berbagai penghubung seperti Lan dan Wireless. Walaupun harga printer All in One terbilang jauh lebih mahal, namun dengan segala fiturnya, printer ini tetap dibutuhkan oleh sebuah perusahaan.

3D Printer

Di tahun 2010an perkembangan printer semakin maju, dimana hadirnya perangkat printer 3D ke masyarakat. Printer jenis ini mampu mencetak berbagai bentuk 3 dimensi suatu objek digital menjadi nyata.

Awalnya printer jenis ini hadir dalam ukuran kecil dan untuk keperluan medis, namun sekarang 3d printer hadir dengan ukuran yang besar dan mungkin saja kedepannya setiap perusahaan dan rumah akan memiliki mesin printer 3 dimensi untuk keperluan sehari-hari.

Bahkan mungkin kedepannya Anda bisa mencetak rangka bangunan, rangka peralatan yang rusak, membangun prototipe mesin, mencetak makanan dan lainnya dengan 3D Printer.

Tags:

BERITA TERKAIT