Sebelum Virus Corona, Ini 3 Pandemi Terakhir yang Menyerang Kehidupan Umat Manusia

Jumat, 29 Oktober 2021, 22:16 WIB
63

Dua tahun belakangan, setidaknya sejak awal 2020, masyarakat dunia dilanda situasi pandemi virus corona. Banyak korban meninggal dunia yang berjatuhan akibat virus ini.

Kalau melihat ke belakang, situasi hampir serupa pernah pula menyerang kehidupan umat manusia. Berikut Edisi Bonanza88 rangkum tiga pandemi terakhir yang mendera publik internasional.

Extra Chilli

1. Sixth Cholera Pandemic 1899

Sixth Cholera Pandemic dipercaya terjadi pertama kali di India. Kolera adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Vibrio cholerae. Orang bisa terinfeksi bakteri ini apabila mengkonsumsi makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi bakteri kolera. Pandemi yang terjadi di India ini menyebar hingga Timur Tengah, Afrika Utara, Rusia, dan Eropa Timur.

Di India sendiri, wabah ini sudah menelan korban hingga 800.000 jiwa. Belajar dari pengalaman pandemi kolera sebelumnya, otoritas kesehatan Amerika langsung mengambil keputusan cepat untuk mengatasi penyebaran penyakit kolera. Mereka langsung melakukan isolasi terhadap mereka yang terinfeksi. Tindakan cepat yang dilakukan oleh Amerika membuat mereka hanya memiliki 11 kasus kematian akibat Sixth Cholera Pandemic.

2. Spanish Flu 1918

Koi Gate

Influenza merupakan salah satu virus yang berbahaya karena penularan dan mutasinya yang cepat. Seperti yang terjadi pada tahun 1918, sebuah pandemi terjadi di Spanyol disebabkan oleh salah satu varian dari virus Influenza. Karena awal mulanya terjadi di Spanyol, makanya pandemi ini diberi nama Spanish Flu.

Pandemi semakin diperparah dengan terjadinya Perang Dunia I. Ini mengakibatkan penyebaran penyakit ini semakin meluas. Kekurangan gizi semakin menambah banyak korban berjatuhan. Diperkirakan sebanyak 500 juta jiwa meninggal dunia akibat Spanish Flu. Tingkat mortalitas yang sekitar 10-20% mengakibatkan sebanyak 25 juta orang meninggal dalam waktu 6 bulan pertama.

3. Hong Kong Flu 1968

Influenza memiliki banyak varian yang muncul di waktu yang berbeda dan tentunya dengan nama yang berbeda pula. Jika yang terjadi di tahun 1918 dinamakan Spanish Flu, maka yang terjadi di tahun 1968 ini dinamakan Hong Kong Flu. Sudah jelas bahwa virus mematikan ini terjadi di Hong Kong dan penyebarannya yang sangat cepat.

Hong Kong Flu ini memiliki strain dari H3N2 dan cabang dari H2N2. Akibatnya, virus ini dapat menyebar dengan sangat cepat. Hanya dalam waktu 2 minggu, virus ini langsung menyebar sampai ke Singapura dan Vietnam. Dalam waktu 3 bulan, virus ini menyebar hingga Australia, India, Eropa, dan Amerika Serikat. Untuk di Hong Kong sendiri, setidaknya sebanyak 1 juta jiwa melayang akibat Influenza.