Selingkuh Ternyata Bisa Menyebabkan Kematian, Masih Susah Setia kepada Pasangan?

Kamis, 06 Januari 2022, 16:59 WIB
54

Drama perselingkuhan seringkali jadi bumbu yang memperkeruh keharmonisan hubungan cinta. Tak heran jika ada anggapan bahwa selingkuh ibarat dosa terbesar dalam jalinan tali asmara.

Beberapa pihak beranggapan kalau selingkuh itu merupakan tabiat seseorang. Tapi pendapat lain berkata bahwa sesungguhnya berselingkuh adalah kesalahan yang dapat diperbaiki.

Bagaimana pun opini yang muncul, sebuah penelitian pernah mengungkap efek perselingkuhan terhadap umur manusia. Selingkuh ternyata bisa menyebabkan kematian yang tiba-tiba.

Penelitian yang dimaksud dilakukan di Jepang sana. Hasil penelitian menemukan 80 persen pelaku perselingkuhan mendadak menghadapi maut akibat kena serangan jantung.

Momen serangan jantung bahkan terjadi ketika si pelaku perselingkuhan sedang asyik berduaan dengan selingkuhannya. Hal ini bisa terjadi lantaran jalan dengan selingkuhan umumnya membuat kinerja jantung bekerja lebih ekstra dari biasanya.

Risiko kematian itu enggak hanya terjadi pada orang-orang yang memiliki riwayat sakit jantung. Fenomena tersebut bisa juga terjadi pada mereka yang tidak memiliki riwayat sakit jantung sama sekali.

“Ketegangan akan memicu serangan jantung. Jika penanganan terlambat, maka nyawa enggak bisa diselamatkan,” ujar seorang dokter asal Amerika Serikat, Dr. Naek L Tobing.