Tahukah Kamu, Rambut di Area Vital Memiliki 4 Manfaat Lho!

Sabtu, 17 Juli 2021, 21:26 WIB
29

Pernahkah Kamu berpikir tentang fungsi rambut kemaluan? Banyak yang mengira rambut kemaluan hanya ‘hiasan’. Tak sedikit pula yang menganggap fungsi rambut di alat vital adalah untuk melindungi ‘benda sakral’ dari paparan dunia luar.

Padahal, fungsi rambut kemaluan lebih dari itu, lho. Rambut tersebut bahkan disebut mampu menurunkan risiko penyakit yang menyerang area vital Kamu.

Melindungi dari penyakit

Dikutip Edisi Bonanza88 dari sejumlah sumber, manfaat utama bulu kemaluan adalah melindungi vagina dari kotoran, debu, dan infeksi mikroba.

Beberapa mikroba bisa menyebabkan penyakit pada organ intim. Akan tetapi, bulu kemaluan yang tumbuh secara alami dapat melindungi Anda dari risiko tersebut.

Folikel yang merupakan tempat keluarnya bulu kemaluan juga mengeluarkan sejenis minyak yang disebut sebum. Sebum membuat bakteri dan mikroba sejenisnya tidak bisa berkembang biak. Dengan demikian, fungsi lain dari bulu kemaluan adalah mencegah penyakit

Mengurangi gesekan di organ intim

Kulit area organ intim amat sensitif sehingga gesekan dan tekanan terus-menerus bisa menimbulkan iritasi.

Fungsi bulu kemaluan adalah mengurangi gesekan dan tekanan tersebut sehingga vagina tetap terlindungi, baik saat berhubungan intim maupun ketika melakukan aktivitas lain. Bulu kemaluan bahkan kerap disebut sebagai pelumas kering.

Pasalnya, penis lebih mudah bergesekan dengan bulu kemaluan dibandingkan langsung dengan kulit vagina. Adanya bulu kemaluan akan mempermudah gesekan saat berhubungan intim.

Menambah Gairah Seksual

Rambut di kemaluan disinyalir dapat menghasilkan feromon, yaitu zat kimia yang berfungsi untuk merangsang dan memiliki daya pikat seksual pada lawan jenis.

Selain itu, rambut pada kemaluan juga diduga bisa membuat organ intim tetap hangat. Bagi beberapa orang, suhu hangat pada organ intim dapat mempengaruhi gairah saat berhubungan seksual.

Menyebarkan Feromon

Feromon adalah bau yang diproduksi oleh tubuh yang menarik pasangan seksual. Sementara beberapa orang memiliki aroma yang sangat kuat, yang lain memiliki bau yang tidak begitu terlihat oleh orang lain. Bau itu bisa terperangkap oleh rambut kemaluan karena kepadatannya.

“Rambut kemaluan memainkan peran dalam menangkap dan memancarkan feromon dari alat kelamin ke udara dan memiliki peran untuk bermain dalam ketertarikan seksual,” kata Dr Sabharwal, seorang dokter kandungan dan ginekolog yang berbasis di India.

Tags:

BERITA TERKAIT