Terancam di Penjara Lagi, Jerinx Harap Kasusnya Diselesaikan di Luar Hukum

Senin, 26 Juli 2021, 15:49 WIB
54

Polda Metro Jaya memanggil  musisi I Gede Ari Astina alias Jerinx untuk jadwal pemeriksaan terkait kasus dugaan pengancaman melalui media elektronik pada pukul 10.00 WIB, hari ini, Senin (26/06/2021), namun yang bersangkutan berhalangan.

“Dia nggak bisa hadir dengan alasan sakit. Ya nggak apa-apa ini kan baru klarifikasi, masih penyelidikan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus seperti dilansir Edisi Bonanza88 dari Okezone.com.

Gates Of Olympus

Lewat Instagram pribadinya, drummer band Superman is Dead (SID) itu mengatakan tidak akan hadirbukan karena ingin mangkir. “Melainkan adanya kendala teknis pada riwayat kesehatan saya yang menjadi salah satu sarat mutlak penerbangan,” tulis Jerinx di akun Intragramnya @jrxsid.

Dirinya lantas berharap persoalan dengan selebgram Adam Deni bisa diselesaikan secara restorasi justice. Sebab, kasus itu berkaitan dengan Undang-Undang ITE.

“Saya sangat berharap laporan polisi yang dibuat oleh AD ini bisa selesai dengan baik dan penegak hukum tetap mengedepankan semangat RESTORASI JUSTICE (penyelesaian diluar proses hukum) mengingat saya dilaporkan UU ITE atas tuduhan ancaman kekerasan dan menakut-nakuti orang lain,” tulisnya.

Terlebih, penyelesaian kasus ITE secara restorasi justice juga merupakan salah satu arahan Menurunya, perkara yang ia alami lantaran kesalahpahaman. Bahkan, Jerinx menyebut Adam berlebihan dengan menganggap pernyataannya itu sebagai ancaman.

Rise of Olympus

“Saya menilai ini masalah pribadi hanya salah paham semata dan tuduhan menakut-nakuti pelapor saya merasa terkesan berlebihan karena AD justru malah tak menunjukkan ketakutan bahkan menantang saya untuk bertemu dia dan menunggu kedatangan saya ke Jakarta atas laporannya,” papar Jerix.

“Saya ingatkan kembali laporan AD bermula dari diskusi ilmiah soal COVID di medsos, kemudian terjadi peretasan akun milik saya sampai ada sedikit ketegangan memang di telepon, tapi sebelum laporan dibuat saya menyadari kekeliruan itu sehingga mengambil inisitif meminta maaf langsung pada AD,” ungkap Jerinx.

“Saya menduga mestinya masalah ini sudah selesai sayangnya AD tetap memaksa menempuh proses hukum saya tidak tahu motifnya apalagi yang bersangkutan juga sudah memaafkan, tidak masalah saya hormati dan tetap akan saya hadapi,” tulisn Jerinx yang belum lama ini baru saja keluar penjara karena berselisih dengan Ikatan Dokter Indonesia terkait isu Covid-19.

Jerinx SID dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh selebgram Adam Deni dan  disangkakan dengan Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 29 juncto Pasal 45 B Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

Kasus ini bermula saat Jerinx menuding sejumlah selebriti telah di-endorse oleh Covid-19. Melalui Instagram, Adam Deni kemudian meminta Jerinx untuk menunjukkan data-data dan bukti atas tudingan itu.

Jerinx kemudian menelepon Adam Deni. Namun dalam sambungan telepon itu, Jerinx disebut memaki-maki Adam Deni serta mengeluarkan kata-kata yang bersifat mengancam.