Viral, Tenaga Kesehatan di RSUD Ambarawa Nyaris Tertusuk Gunting Keluarga Pasien Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021, 13:17 WIB
63
Viral, Tenaga Kesehatan di RSUD Ambarawa Nyaris Tertusuk Gunting Keluarga Pasien Covid-19

Ramai di sosial media tersebar video yang memposting keributan di RSUD Ambarawa. Keterangan video itu menyebutkan ada tenaga kesehatan (nakes) nyaris tertusuk dengan gunting oleh keluarga pasien. Pelaku disebut menolak keluarganya dimakamkan dengan prosedur COVID-19.

Informasi yang menyertai video tersebut juga menyebutkan pelaku semula ingin menusuk petugas keamanan, tapi dicegah seorang perawat. Gunting yang digunakan pelaku kemudian patah dan melukai perawat tersebut.

Gates Of Olympus

Terkait hal ini, Kasatreskrim Polres Semarang, AKP Tegar Satrio Wicaksono menjelaskan bahwa keributan terjadi di Rumah Sakit dr Gunawan Mangunkusumo, Ambarawa, yang menyebabkan tangan dua perawat rumah sakit tersebut terluka karena gunting yang dibawa seorang keluarga pasien.

Kejadian ini berawal dari seorang pasien, Nur Hidayah, yang dirawat di rumah sakit tersebut sejak Jumat dini hari. Namun kondisi pasien tersebut terus menurun hingga dinyatakan meninggal Jumat (23/07/2021) siang

“Pasien yang dirawat tersebut kondisinya terus menurun hingga dinyatakan meninggal dunia. Pihak rumah sakit langsung memberitahukannya ke keluarga pasien,” jelas Tegar seperti dilansir Edisi Bonanza88 dari Kumparan.

“Keluarga korban ingin meminta foto jenazah yang meninggal dunia. Lalu ditolak sekuriti rumah sakit. Kemudian datang perawat memakai APD bersedia membantu memfotokan sembari memberi edukasi terkait pemulasaran jenazah secara protokol COVID-19,” ujar Tegar.

Usai mendapatkan informasi dari perawat tersebut, menurut Tegar keluarga pasien menerimanya. Namun masalah terjadi saat adik pasien, Nurul Anwar, tiba-tiba datang ke rumah sakit dan langsung berdebat dengan sekuriti rumah sakit.

Rise of Olympus

Bahkan pelaku mengambil gunting yang ada di ruangan rumah sakit tersebut dan langsung hendak menusukkannya ke meja. Khawatir terjadi hal-hal tak diinginkan, sekuriti dan perawat yang ada mencoba mengambil gunting itu.

“Tiba-tiba pelaku datang dan berdebat dengan sekuriti hingga menyebabkan cekcok mulut. Pelaku mengambil gunting yang ada di sana dan menancapkannya ke meja. Langsung sekuriti dan perawat mencoba mengambil gunting tersebut,” ungkapnya.

Namun karena pelaku menggenggam erat gunting tersebut, maka gunting itu patah dan melukai dua orang perawat yang mencoba merebutnya. Tegar mengatakan, selain perawat, pelaku juga mengalami luka akibat terkena gunting yang patah.

“Tidak ada penusukan, hanya karena genggaman yang kuat maka gunting itu rusak mengenai dua perawat dan pelaku itu sendiri. Kemudian pelaku langsung dibawa ke Polsek Ambarawa,” tutupnya.