Wajib Baca! 3 Fakta Soal Pemberlakuan Sistem Poin dalam Pelanggaran Berkendara

Rabu, 09 Juni 2021, 09:00 WIB
28

Indonesia akan memiliki sistem baru dalam menindak setiap pelanggaran berkendara. Sistem yang dimaksud adalah perhitungan poin.

Sistem poin ini sudah tertuang di Perpol Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM. Salah satu aturan sistem poin berpotensi membuat SIM seorang pengendara dicabut.

Ada sejumlah fakta lain yang wajib kamu ketahui dari sistem poin dalam penindakan pelanggaran berkendara tadi. Apa saja? Mari tengok ulasan edisi Bonanza88 berikut!

1. Jenis-jenis Perhitungan Sistem Poin

Perhitungan sistem poin dalam pelanggaran berkendara terbagi menjadi tiga jenis, yakni 5 poin, 3 poin, dan 1 poin. Setiap poin akan diberikan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan pengendara.

Perhitungan 5 poin bakal dikasih ke mereka yang tidak membawa atau memiliki SIM ketika berkendara. Mengemudi secara ugal-ugalan serta melakukan kegiatan lain yang mengganggu konsentrasi berkendara juga dikenakan perhitungan 5 poin.

Pada perhitungan 3 poin, pemberlakuannya diberikan kepada pengendara yang kedapatan menggunakan pelat nomor palsu dan pengendara yang mengganggu kenyamanan pejalan kaki atau pesepeda.

Sedangkan poin 1 diberikan kepada pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia (SNI). Sanksi 1 poin juga diberikan kepada pengemudi kendaraan yang menyalip dari kiri jalan tanpa memperhatikan kendaraan lain.

2. Akumulasi Poin

Perhitungan sistem poin dalam pelanggaran berkendara akan selalu diakumulasikan. Jika sudah menyentuh akumulasi 12 poin, si pengendara bakal dikenakan penalti 1, yakni penahanan atau pencabutan sementara SIM.

Penalti 2 akan dijatuhkan saat pengendara memiliki 18 poin. Penalti 2 jadi batas akhir toleransi sebelum sanksi palinng berat dijatuhkan.

3. Sanksi Paling Berat

Sanksi paling berat dari perhitungan poin dalam pelanggaran berkendara adalah pencabutan SIM. Bagi pengendara yang sudah terkena 2 penalti dan masih melakukan pelanggaran, siap-siap saja SIM Anda akan dicabut, tidak bisa melakukan perpanjangan, harus buat ulang.